Tarakan (ANTARA) - Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka meraih suara terbanyak di lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan.

"Ada lima TPS di sini. Terdapat sekitar 45 petugas dan itu dari Lapas Tarakan semuanya," kata Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan Sutarno di Tarakan, Rabu.

Proses pemungutan suara kondusif. Terdapat Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1.110 pemilih, Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) sebanyak 164 pemilih kemudian Daftar Pemilih Khusus (DPK) sebanyak 38 pemilih.

Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk TPS 901, 902, 903, 904 dan 905. 

Untuk pasangan nomor urut satu Anies Rasyid Baswedan - Muhaimin Iskandar meraih 112 suara, kemudian pasangan nomor urut dua Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka meraih suara 988 suara dan pasangan nomor urut tiga Ganjar Pranowo - Mahfud MD meraih 77 suara.

Keseluruhan pemilih dalam memilih calonnya bervariasi, tergantung dari domisili pemilih tersebut. 

Sebelumnya, bagi warga binaan yang tak memiliki KTP juga telah diakomodir oleh Disdukcapil Kota Tarakan. 

"Keseluruhan jumlah DPT ini bukan berarti keseluruhan penghuni lapas, karena ada yang anak-anak ada yang WNA juga," kata Sutarno.

Menurutnya, animo warga binaan dalam menggunakan hak pilihnya cukup antusias. Lantaran pihaknya mengakomodir seluruh warga binaan yang sudah memiliki hak pilih. Adapun sistem penyaluran hak suara juga diklasifikasikan sesuai blok warga binaan.

"Misalnya blok Bravo duluan, habis itu lanjut ke blok selanjutnya. Jadi tidak menumpuk, karena bergiliran, Alhamdulillah lancar saja," katanya.
Baca juga: Gubernur Kaltara puji pelayanan petugas TPS
Baca juga: Wali Kota Tarakan Memantau Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024
 

Pewarta : Redaksi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2024