Tanjung Selor (ANTARA) - Menindaklanjuti permintaan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri kepada pemerintah daerah agar mengendalikan harga serta memastikan ketersediaan komoditas, Bupati Bulungan, Syarwani perkuat sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Tentu nanti saya akan follow up arahan tersebut, terutama mungkin langkah yang kita lakukan akan mengundang Forkopimda entah itu dalam konsep coffee morning,” ujarnya, di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu.

Pertemuan dengan Forkopimda, kata Syarwani, memastikan langkah bersama dalam mengendalikan harga serta memastikan tersedianya komoditas-komoditas di Kabupaten Bulungan, khususnya sembilan bahan pokok (sembako).

“Nanti mungkin kita akan berbicara dengan para distributor, khususnya terkait sembako. Bersama Forkopimda kita akan memastikan dan memantau kondisi harga, sekaligus juga memastikan tidak ada terjadinya kelangkaan,” katanya.

Namun, Bupati Bulungan memastikan hinggap saat ini tidak ada terjadinya kelangkaan komoditas di Kabupaten Bulungan. Itu ia tegaskan karena sudah mendiskusikan dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bulungan.

“Insya Allah kondisi hari ini kami memastikan tidak terjadinya kelangkaan ya. Nah terutama sembilan bahan pokok yang ada di wilayah Kabupaten Bulungan, terutama di wilayah Kota Tanjung Selor di Pasar Induk,” ungkapnya.

Terkait harga cabai yang menjadi salah satu pemicu inflasi di beberapa daerah, ia juga akan membahasnya dan terus mendorong para petani serta bahkan masyarakat rumah tangga memanfaatkan lahan pekarangan untuk meningkatkan produksi cabai.

“Ini bisa jadi momentum untuk meningkatkan ekonomi petani dan juga masyarakat. Jadi kita ambil juga sisi positifnya,” pungkasnya.
Baca juga: Luncurkan SIAP QRIS, Pemkab Bulungan Percepat Transaksi Non-Tunai di Pelabuhan Kayan II
Baca juga: Perumda Danum Benuanta dan BPR Bank Bulungan Raih Top BUMD Awards 2026