Tanjung Selor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan berharap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bulungan sebagai mitra strategis pemerintah berperan aktif mendorong tumbuhnya investasi dan memberdayakan pelaku usaha lokal untuk bersaing secara luas.

“Kami berharap Kadin dapat terus mengambil peran aktif dalam mendorong tumbuhnya investasi yang inklusif serta berkelanjutan, sekaligus memberdayakan pelaku usaha lokal agar mampu bersaing secara lebih luas,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Kilat, dalam pembukaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) VIII Kadin Bulungan di Luminor Hotel Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Senin.

Wabup Kilat mengatakan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

Oleh karena itu, kata dia, keberadaan Kadin sangat penting sebagai jembatan komunikasi dan kemitraan yang konstruktif demi kemajuan Kabupaten Bulungan.

Kilat mengharapkan, Mukab VIII Kadin Bulungan yang merupakan forum penting dan strategis, bukan hanya sebagai agenda organisasi, tetapi juga sebagai momentum konsolidasi dunia usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin dinamis dan kompetitif.

“Saya juga berharap melalui Mukab VIII ini akan lahir gagasan-gagasan baru, program-program inovatif, serta kepemimpinan organisasi yang mampu membawa Kadin Bulungan semakin solid, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” harapnya.

Sementara itu, ketua terpilih Kadin Bulungan periode 2026-2031 hasil Mukab VIII Kadin Bulungan, Hendy Dermawan menegaskan dirinya membawa visi menjadikan Kadin Bulungan sebagai mitra strategis dan rumah besar dunia usaha dalam mewujudkan ekonomi daerah yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Visi kita sejalan dengan Pemkab Bulungan di mana Bapak Wabup tadi mendorong Kadin untuk memberdayakan pelaku usaha lokal,” ujarnya.

Karena, lanjutnya, ia memiliki misi memperkuat kolaborasi antara Kadin, pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk melahirkan kebijakan serta program ekonomi yang nyata dan berpihak pada kemajuan daerah.

“Kita menggerakkan potensi ekonomi lokal dengan memperkuat UMKM, pelaku usaha daerah, sektor unggulan, dan investasi yang membuka lapangan kerja,” katanya.
Baca juga: Tiga Puluh Lansia di Bulungan Sekolah Sekali Sebulan
Baca juga: Pernikahan Dini Cukup Tinggi, Bupati Bulungan Ingatkan Dampaknya