Logo Header Antaranews Kaltara

Tiga Gedung akan Dibangun 2017--Konsep Minimalis dan Hemat Energi

Senin, 19 Desember 2016 15:56 WIB
Image Print
TINJAU GEDUNG : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie meninjau gedung perkantoran baru di Jalan Agatis beberapa waktu lalu. (dok humas)

Tanjung Selor (Antara News Kaltara) - GubernurKalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mengatakan kebutuhan akan sarana danprasarana perkantoran yang representatif untuk menunjang kinerja aparatur diKaltara masih minim. Karenanya pembangunan gedung-gedung kantor pemerintahanbakal terus berlanjut di 2017 mendatang.

Iriantomenjelaskan, ada beberapa rencana pembangunan kantor baru di tahun 2017 nantiseperti kantor gubernur, kantor inspektorat, dan kantor DPRD Kalimantan Utara.

"Khususkantor DPRD Kaltara akan dibangun di Kota Baru Mandiri Tanjung Selor mulaitahun depan. Sudah disiapkan dananya sekitar Rp 350 miliar," ujar Irianto,Senin (12/12).

SedangkanKantor Inspektorat, lanjut Irianto yang direncanakan dibangun di Jalan Rambutanpersis berdekatan dengan lokasi pembangunan kantor Bappeda 6 lantai, masihmenunggu hibah lahan dari Pemkab Bulungan. Adapun kantor gubernur, juga akandimulai pembangunannya awal tahun 2017 nanti.

"Untuksementara mulai Januari nanti, Saya akan berkantor di gedung kantor gabunganSKPD 5 lantai. Dan kantor gubernur sekarang (eks kantor bupati Bulungan) akandibongkar, dan diganti dengan kantor gubernur dengan desain baru. Kamitargetkan tahun 2019 akan selesai," tuturnya.

Iriantomengatakan seluruh gedung kantor yang telah dan akan dibangun Pemprov Kaltaradibuat minimalis dan sangat hemat energi. Dicontohkan gedung kantor DinasPekerjaan Umum dan Tata Ruang yang baru diresmikan, Senin (5/12) kemarin.

Gedungberkonsep minimalis berlantai empat ini dirancang khusus dengan mengurangipenggunaan beton pada bagian dinding-dindingnya. Dinding-dinding gedung banyakberbahan kaca dan ventilasi diperbanyak sehingga sinar matahari dan udara lebihleluasa masuk ke dalam ruangan.

Padasiang hari, lanjut Irianto pemanfaatan listrik diminimalisir khususnyapenggunaan lampu. Listrik hanya menyuplai kebutuhan mesin pendingin udara danperalatan kantor seperti komputer dan lainnya.

"Sinarmataharinya bisa langsung ke ruangan-ruangan di penjuru sisi. Ini salah satucara kami untuk menghemat energi,"ujarnya.

Dengankonsep itu, lanjut Irianto bukan hanya energi yang dihemat. Tetapi biaya untukoperasional pembayaran listrik tiap bulannya juga bisa ditekan. Selain itu,gedung PUTR dibuat khas dimana bagian tengahnya yang dibiarkan kosong. Sehinggatampak gedung persegi itu mengelilingi ruang kosong tersebut.

"Diruang kosong itu diberi tanaman hijau. Supaya lebih bergairah dan timbulsuasana nyaman bekerja para staf," sebutnya.

Selainhemat energi, lanjut Irianto dirinya selalu berpesan agar gedung kantor yangdibuat mengacu konsep green building. Termasuk juga di kantor gabunganSKPD/kantor gubernur 5 lantai yang rencananya akan diresmikan 22 Aprilmendatang bertepatan dengan Hari Jadi Kaltara yang ke-4. Begitu pula gedungkantor Bappeda 6 lantai yang diperkirakan selesai di akhir tahun 2017 nanti.

"Semua gedung-gedung modern sudah mengarahseperti ini. Bahkan lebih bagus lagi jika dilengkapi panel solar cel,"sebutnya.



Pewarta :
Editor: Firsta Susan Ferdiany
COPYRIGHT © ANTARA 2026