Logo Header Antaranews Kaltara

Mendagri Janji Perjuangkan DOB Krayan

Selasa, 15 Agustus 2017 10:46 WIB
Image Print
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berfoto bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan beberapa masyarakat Krayan. (dok humas)

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolomendapat penghargaan, gelar adat 'Pun Ngisu Bawang', yang berarti pemimpin yangmembawa perubahan. Dengan pemberian gelar tersebut, Tjahjo Kumolo kini menjadiwarga kehormatan Dayak Lundayeh Krayan.

Pemberian gelar adat, dilakukan melalui prosesiupacara yang dipimpin oleh para Kepala Adat Besar Dayak Lundayeh Krayan. Antaralain, Rining Liang (Kepala Adat Krayan Darat), Ishak Surang (Kepala Adat KrayanBarat), Lewi G Paru (Kepala Adat Krayan Hulu) dan Kam Pangiran (Kepala AdatKrayan Tengah).

Mendagri menyampaikan terima kasih karena telahmenjadi warga kehormatan, bahkan diberi gelar adat. Dirinya mengaku tak akanmelupakan Krayan.

Mendagri mengatakan, pembangunan wilayahperbatasan adalah prioritas yang dilaksanakan pemerintah di bawah kepemimpinanPresiden Joko Widodo (Jokowi), dengan mottonya membangun dari pinggiran.

Terutama Kaltara, kata Mendagri, pemerintahanmemberikan perhatian khusus kepada provinsi termuda di tanah air ini. Apalagiposisinya yang berada di perbatasan. "Kaltara akan mendapatkan perhatiankhusus dari pemerintah. Utamanya untuk wilayah perbatasan, seperti Krayanini," ujar Mendagri.

Tokoh politik dari Partai Demokrasi Indonesia(PDI) Perjuangan itu pun mengaku terharu dan bangga melihat antusiasme dankecintaan masyarakat Krayan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)."Meski berada di wilayah perbatasan, jauh dari ibukota kabupaten, bahkanlebih dekat dengan negara tetangga (Malaysia), masyarakat Krayan tetap cintatanah air, tetap cinta Indonesia, cinta Pancasila, saya sangat terharu danbangga terhadap masyarakat Krayan," ujarnya.

Mendagri meminta kepada masyarakat Krayan untuksenantiasa memupuk rasa nasionalisme, tidak mudah terpecah belah, tidakterprovokasi. Apalagi dengan berita-berita bohong. "Saya yakin wargaKrayan tetap cinta Indonesia," tegas dia.

Dalam kesempatan itu, Mendagri juga menyampaikan,dirinya telah mendapat amanah dari masyarakat Krayan melalui para kepala adat.Yaitu mengenai percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Krayan.Mendagri menegaskan, dirinya akan memperjuangkan usulan tersebut. "Iniamanah untak saya, makanya saya Tjahjo Kumolo akan memperjuangkan ini, sampaiselama saya masih hidup. Ingatkan saya kalau lupa, telepon, SMS (Short MessageService) atau kirim surat ke saya," lanjutnya.

Dikatakan, DOB merupakan hal yang penting. DOBadalah untuk pemerataan pembangunan dan memudahkan pelayanan, serta memberikankesejahteraan rakyat. "Saat ini ada 300 lebih usulan DOB, baik provinsimaupun kabupaten dan kota. Saya akan laporkan ke Pak Presiden dan WakilPresiden. Mari kita sama-sama berupaya dan berdoa, semoga anggaran (APBN) kitamencukupi. Sehingga pembentukan DOB bisa dilakukan. Utamanya untuk wilayahperbatasan, yang mungkin akan diprioritaskan, karena nantinya bertahap,"tuntas Mendagri.



Pewarta :
Editor: Firsta Susan Ferdiany
COPYRIGHT © ANTARA 2026