Deddy Sitorus Caleg terpilih dapil Kaltara dari PDIP bukber di Panti Asuhan Ruhama

id Deddy sitorus, panti asuhan ruhama, caleg terpilih DPR Ri, dapil kaltara

Deddy Sitorus Caleg terpilih dapil Kaltara dari PDIP bukber di Panti Asuhan Ruhama

Deddy Yevri Sitorus, caleg terpilih dapil Kaltara dari PDI Perjuangan memberikan santunan kepada pengelola sebelum buka puasa di Panti Asuhan Ruhama, Sabtu (25/5).

Nunukan (ANTARA) - Caleg terpilih PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus buka puasa bersama dengan konstituennya di Panti Asuhan Ruhama Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara.

Buka puasa bertepatan 20 Ramadhan 1440 Hijriyah ini dihadiri ratusan warga dan penghuni serta pengelola panti asuhan tersebut.

Deddy Sitorus memberikan sambutan singkatnya sebelum acara buka puasa bahwa Kabupaten Nunukan telah memberikan konstribusi besar atas perolehan suaranya pada pemilu 2019.

Ia mengucapkan, masyarakat Kabupaten Nunukan yang berada di tapal batas Indonesia dengan Malaysia telah memberikan kepercayaan dengan perolehan suara terbanyak di daerah pemilihan Kalimantan Utara.

"Terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Nunukan sehingga dinyatakan memperoleh suara terbanyak di Kaltara ini Bahkan Nunukan menyumbangkan suara terbanyak," ucap kader PDIP ini.

Buka puasa bersama yang dihadiri Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid ini diawali dengan siraman rohani oleh seorang ustadz di daerah itu.

Menjelang waktu buka puasa pada Ramadhan 1440 H yang ke-20 ini, Deddy Sitorus memberikan santunan kepada pengelola Panti Asuhan Rumaha.

Hadir pula sejumlah relawan Deddy Sitorus yang tergabung dalam Relawan Ready yang turut meramaikan acara bukber tersebut.

Pasca penetapan dirinya terpilih menjadi anggota DPR Ri dari PDIP ini, Deddy Sitorus menyatakan, perjuangan bukan hanya ssmpai disini.

Tetapi perjuangan masih panjang dengan mengibaratkan baru menerima cangkul untuk digunakan mengolah kebun untuk ditanami.

Selanjutnya, tanaman tersebut dapat dipetik hasilnya untuk kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara khusus Kabupaten Nunukan.

"Perjuangan masih panjang ibarat saya baru menerima cangkulnya," ucap dia.

Pewarta :
Editor : Rusman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar