Sosok Pangeran Harry dan Meghan Markle

id Pangeran Harry Meghan ,Meghan Markle,Pangeran Harry,Keluarga kerajaan inggris

Sosok Pangeran Harry dan Meghan Markle

Fakta-fakta tentang Pangeran Harry dan Meghan Markle

Jakarta (ANTARA) - Pangeran Harry dan istrinya Meghan akan mundur dari peran senior di keluarga kerajaan Inggris dan menghabiskan lebih banyak waktu di Amerika Utara, kata mereka pada Rabu (8/1), sebuah pengumuman yang mengejutkan neneknya, Ratu Elizabeth.

Siapakah Harry dan Meghan?

Kelahiran kerajaan


Pangeran Harry, 35, adalah putra kedua Pangeran Charles, pewaris takhta, dari istri pertamanya Diana, yang meninggal dalam kecelakaan mobil Paris pada 1997 ketika dikejar olehpaparazzi.

Dilansir Reuters, bagi banyak orang Inggris, salah satu kenangan menyedihkan dari pemakaman Diana adalah melihat Harry, saat itu berusia 12, dan kakak lelakinya William berjalan di iring-iringan pemakaman ke Westminster Abbey.

Harry adalah cucu Ratu Elizabeth. Dia berada di urutan keenam pewaris takhta setelah Charles, Pangeran William, Pangeran George, Putri Charlotte dan Pangeran Louis.

Dilahirkan pada tahun 1984 dan bernama Henry Charles Albert David, ia belajar di Eton College.

Baca juga:Opini terpecah, Pangeran Harry - Meghan Markle juga raih simpati

Baca juga:Serba-serbi tentang mundurnya Pangeran Harry - Meghan dari kerajaan

Anak berjiwa bebas

Harry digambarkan sebagai anak berjiwa bebas dan pangeran kerajaan playboy, dan pada 2002 dia mengaku memakai ganja dan mabuk saat di bawah umur di sebuah pub di dekat tanah pedesaan keluarga kerajaan di tengah anggapan dia salah bergaul.

Sebagai respons, ayahnya mengirim Harry ke klinik rehabilitasi narkoba di London selama satu hari untuk memberinya pandangan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Harry kemudian berkelahi denganpaparazzidi luar klub malam London dan memicu kemarahan dengan berpakaian sebagai perwira Nazi di pesta kostum.

Afganistan

Citranya yang negatif berubah setelah bergabung dengan tentara, menghabiskan waktu di garis depan pertempuran di Afghanistan dan gayanya yang santai di hadapan publik telah menjadikannya salah satu anggota keluarga kerajaan yang paling populer.

Harry adalah orang yang paling depan dalam mengubah citra monarki Inggris jadi lebih modern dan relevan, berbeda dengan anggapan sebelumnya di mana kerajaan adalah lembaga tak tersentuh.

Dia menghabiskan 10 tahun di militer, di mana dia merasa bisa menjadi dirinya sendiri tanpa pengawasan media yang terus memantau keluarga kerajaan.

Saat itu ia dikenal sebagai Kapten Harry Wales. Sang pangeran memulai pelatihan perwira di sekolah pelatihan militer Sandhurst pada 2005. Ia melakukan perjalanan pertamanya ke Afghanistan pada akhir 2007, kemudian melanjutkan pelatihan sebagai pilot helikopter Apache.

Harry kembali ke Afganistan sebagai pilot Apache pada September 2012 dan Januari 2013, namun mundur dari tugas garis depan untuk pekerjaan di kantor. Pada 2015, ia fokus menjalani tugas kerajaan dan pekerjaan amal, fokus pada kesejahteraan veteran militer, melanjutkan pekerjaan ibunya menolong orang-orang yang terkena AIDS dan isu kesehatan mental.

Pada 2012, Harry jadi perbincangan saat difoto sedang berpesta tanpa busana dan bermain biliard di ruang tertutup di Las Vegas.

Baca juga:Madame Tussauds pindahkan patung lilin Pangeran Harry dan Meghan

Baca juga:Justin Trudeau sambut Pangeran Harry-Meghan Markle lewat Twitter


Meghan

Harry punya sejumlah hubungan asmara yang terkenal, namun menurut komentator hubungan-hubungan itu kandas karena mantan kekasihnya khawatir mengenai tekanan yang dialami anggota kerajaan.

Harry dan Meghan (38), janda asal Amerika, bertemu dalam kencan buta di London tapi jatuh cinta di Botswana. Mereka menikah pada Mei 2018 di Windsor Castle, sebuah upacara yang disebut sebagai tanda-tanda monarki modern.

Meghan lahir di Los Angeles pada 1981, beberapa hari setelah pernikahan Pangeran Charles dan Puteri Diana yang seperti kisah dalam negeri dongeng. Ayah Meghan adalah kepala pencahayaan di televisi untuk sinetron dan komedi situasi, ibunya terapis klinis.

Pada 2011, Meghan menikahi produser film Trevor Engelson tapi mereka bercerai dua tahun kemudian. Meghan tampil di sejumlah acara televisi dan film, namun yang paling terkenal adalah karakter Rachel Zane dari serial "Suits".

Putra mereka, Archie Harrison Mountbatten-Windsor, lahir pada Mei 2019.

Merenggang

Setelah publik mengetahui hubungan mereka, Harry pernah mengeluh tentang cara media Inggris memperlakukan Meghan. Dia menuduh seksisme dan rasisme yang dialami kekasihnya, anak dari pria berkulit putih dan ibu Afrika-Amerika.

Namun kerenggangan di kehidupannya juga mulai terlihat, hubungan baik dengan media Inggris memudar dan ada kabar mengenai hubungan dengan kakaknya, William, yang memburuk.

Duke dan Duchess of Sussex mulai mengambil tindakan hukum terhadap sebagian koran tabloid pada Oktober lalu karena meretas telepon dan menginvasi privasi.

Harry mengatakan perlakuan terhadap istrinya adalah "penindasan", serupa dengan apa yang dialami ibunya, Puteri Diana, sebelum meninggal akibat kecelakaan mobil di Paris pada 1997 saat limosinnya menabrak saat ngebut karena menghindari paparazzi.

"Setelah beberapa bulan refleksi dan berdiskusi secara internal, kami memilih untuk membuat transisi tahun ini memulai peran progresif baru dalam institusi ini," kata Harry, pewaris tahta urutan keenam, dan mantan aktris Meghan dalam pernyataan.

Harry mengatakan mereka berharap bisa mandiri secara finansial dan mundur dari peran sebagai anggota senior kerajaan.

Baca juga:Meghan Markle - Pangeran Harry tak rayakan Natal bersama kerajaan

Baca juga:Hubungan Pangeran Wiliam dan Pangeran Harry merenggang?

Baca juga:Pangeran Harry - Meghan Markle rayakan Natal di Kanada

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu

Pewarta :
Editor : Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar