Museum Rasulullah SAW di Jakarta, amanah bagi Indonesia

id Museum rasulullah,Museum nabi Muhammad

Museum Rasulullah SAW di Jakarta, amanah bagi Indonesia

Museum Rasulullah SAW di Jakarta, Jusuf Kalla: Amanah bagi Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Mantan Wakil Presiden sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI)Jusuf Kalla menilai keterpilihanJakarta sebagai lokasi Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam merupakan amanah bagi rakyat Indonesia.

"Ini sebuah kehormatan, sekaligus amanah bagi rakyat Indonesia yang mayoritas Muslim karena mendapat kepercayaan untuk membangun dan memiliki Museum Rasulullah SAW," ujar Jusuf Kallasaat peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan museum tersebutdi Jakarta, Rabu.

Baca juga:Erick Thohir: Museum Rasulullah SAW jadi pengingat Islam itu damai

Dia mengatakanIndonesia menjadi negara pertama di luar Arab Saudi yang memiliki museum tentang Nabi Muhammad SAW.

"Oleh karena itu, kami dari Dewan Masjid Indonesia atau DMI akan bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkannya sehingga manfaat dari pembangunan ini bisa dirasakan seluruh masyarakat,“ katanya.

Masyarakat Indonesia, terutama umat Muslim tak lama lagi akan memiliki sebuah kebanggaan dan kehormatan baru yang berkaitan dengan syiar agama Islam.

Museum seluas enam hektare tersebut dibangun didekat Pantai Karnaval Ancol, Jakarta.

Hadir puladalamgroundbreaking,Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Agama Fachrul Razi, Sekretaris Jenderal Liga Islam Dunia Muhammad bin Abdul Karim AI-lssa, dan Ketua Panitia Pembangunan Museum Internasional Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam Syafruddin.

Kerja samapembangunan Museum Rasulullah di Indonesia sudah dimulai sejak 2017.

Saat itu, Syafruddin yang tengah menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik lndonesiamengadakan pertemuan dengan Ketua Yayasan Wakaf AssalamNashir Az-Zahroni di Madinah, Arab Saudi.

Kesepakatan untuk membangun Museum Rasulullah SAW di Indonesia ditandatangani pada Desember 2019 ketika delegasi DMl yang dipimpin Wakil Ketua Umumnya, Syafruddin mengadakan kunjungan ke Kota Makkah, Arab Saudi, dan bertemu dengan Ketua Yayasan Wakaf AssalamNashir AzZahroni serta wakil Liga Islam Dunia yang akan membiayai pendirian museum tersebut dan juga tim pembangunan Museum Rasulullah.

Baca juga:Erick Thohir: Museum Rasulullah SAW bisa menjadi wisata religi baru
Baca juga:Anies: Jakarta tuan rumah Museum Rasulullah jadi berkah tersendiri

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Kelik Dewanto

Pewarta :
Editor : Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar