DWP Harus Jadi Role Mode dan Bagian Dari RAD

id Peringatan, HUT, DWP,Kaltara

DWP Harus Jadi Role Mode dan Bagian Dari RAD

ULANG TAHUN : Penasehat DWP Kaltara H Surianyah beserta jajaran pengurus DWP Kaltara memotong tumpeng pada perayaan HUT ke-21 DWP, Senin (21/12). (humasprovkaltara)

Tanjung Selor (ANTARA) - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 DWP pada Senin (21/12) di ruang pertemuan lantai 1 Gedung Gabungan Dinas (Gadis) Pemprov Kaltara. Kegiatan ini mengangkat tema, “Peran Wanita Persatuan Dalam Pemberdayaan Perempuan di Era Digital Untuk Mendukung Terwujudnya Ketahanan Keluarga Indonesia”.

Kegiatan dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Hadir pada kegiatan itu, Penasehat DWP Kaltara H Suriansyah. Pada sambutannya, H Suriansyah membagi tema itu dalam 2 fokus.

Yakni, bagaimana memberdayakan perempuan dan bagaimana menjaga keluarga. “Wanita harus terus meningkatkan pengetahuan di bidang teknologi dan informasi. Sebab, di masa pandemi saat ini, perempuan dituntut mampu mendampingi anak-anak mereka dalam menjalani sekolah daring (dalam jaringan). Selain itu, diperlukan pula komunikasi efektif supaya bisa meningkatkan ketahanan keluarga. Karena apabila komunikasi efektif ini dapat dibangun, maka akan menciptakan rasa saling mendukung, memahami, dan pengertian yang tumbuh didalam rumah,” bebernya.

Menurutnya, wanita bisa menjadi yang lebih baik. “Waktu wisuda Unikaltar (Universitas Kaltara) baru-baru ini, dari sekian banyak wisudawan yang berhasil meraih IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) terbaik adalah seorang wanita. Hal ini menandakan bahwa sebenarnya para wanita bisa lebih unggul bila dibandingkan dengan pria apabila melihat kesehariannya,” ungkapnya.

Selaras dengan hal tersebut, Ketua DWP Kaltara Hj Arsanah Suriansyah mengungkapkan bahwa wanita memiliki potensi dan berperan penting dalam pembangunan daerah. “DWP adalah organisasi terbesar di Indonesia dan diharapkan dapat menjadi role mode dan simpul pemersatu bangsa, menjadi bagian dari RAD (Rencana Aksi Daerah) terutama dalam tiga bidang yaitu, pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya. Wanita juga turut memiki daya saing akan mampu mendongkrang ekonomi baik dalam daerah maupun keluarga, sehingga wanita harus terus digali potensinya,” jelasnya.

Menyadari betapa pentingnya kesehatan mental dan fisik keluarga terutama pada masa pandemi ini, DWP Kaltara mengundang narasumber yang berlatar belakang dari bidang kesehatan yaitu psikolog Fanny Sumajou dan dr Hj Ariani Arsyad.