Pemprov Kaltara Butuh Banyak ASN Untuk Pelayanan Publik

id Pemprov

Pemprov Kaltara Butuh Banyak ASN Untuk Pelayanan Publik

Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang. ANTARA/HO - Dinas KISP Provinsi Kaltara.

Tarakan (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang mengatakan bahwa keberadaan Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Provinsi Kaltara jumlahnya 4.130 orang.

"Saat ini, Pemprov Kaltara masih membutuhkan banyak ASN untuk dapat melaksanakan pelayanan publik dengan baik, bagi masyarakat Kaltara," kata Zainal di Tanjung Selor, Bulungan, Senin.

Dia juga ucapkan terima kasih kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang memberikan perhatian serius kepada Pemprov Kaltara, di mana BKN telah mengalokasikan 1.080 formasi untuk pengadaan ASN tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan Zainal Arifin Paliwang saat menerima penghargaan BKN Award dari Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Bima Haria Wibisana di Tanjung Selor, Bulungan, Senin.

Selain Pemprov Kaltara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan juga menerima penghargaan BKN Award.

Untuk itu, Gubernur juga mengucapkan selamat kepada Pemkab Bulungan, yang meraih penghargaan tersebut.

“Selamat untuk Pemkab Bulungan, karena turut berhasil meraih penghargaan dari BKN Award ini,” kata Zainal.

Penghargaan itu meliputi, peringkat 1 dalam kategori implementasi penilaian kinerja, peringkat II dalam kategori perencanaan kebutuhan, pelayanan pengadaan, kepangkatan dan pensiun dan peringkat III dalam kategori penilaian kompetensi.

Penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi komitmen dan konsesi dari pelaksanaan kinerja ASN yang dilakukan BKD dan instansi lainnya di Pemprov Kaltara. Acara BKN Award ini telah diumumkan sebelumnya pada Juli 2021 lalu di Nusa Dua Bali.

“Jadi, BKN Award ini diberikan kepada instansi terbaik berdasarkan penilaian indeks implementasi normal, standar prosedur dan kriteria manajemen ASN,” jelas Gubernur.
Baca juga: Pemprov Kaltara Raih Penghargaan Opini WTP
Pewarta :
Editor : Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2021