Perkembangan kematian Brigadir J, Irwasum Polri penuhi panggilan Komnas HAM

id Brigadir j

Perkembangan kematian Brigadir J, Irwasum Polri penuhi panggilan Komnas HAM

Perkembangan kematian Brigadir J, Irwasum Polri penuhi panggilan Komnas HAM

Jakarta (ANTARA) - Terkait kematian Brigadir J,Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) KomjenPol. Agung Budi Maryoto bersama Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo dan tim forensik hadir memenuhi panggilan dari Komnas HAM.

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) KomjenPol. Agung Budi Maryoto bersama Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo dan tim forensik hadir memenuhi panggilan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait dengan kasus kematian Brigadir J.


"Saya datang memenuhi undangan atau panggilan dari Komnas HAM yang jadwalnya pukul 13.00 WIB," kata Irwasum Polri KomjenPol. Agung Budi Maryoto saat tiba di Kantor Komnas HAM Jakarta, Senin.

Komjen Pol. Agung menjelaskan bahwa kedatangannya bersama Kadiv Humas Polri dan tim forensik untuk menjabarkan arahan dari Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo agar penyidikan kasus kematian Brigadir J berjalan transparan.

Kedatangannya sekaligus mengantarkan tim forensik. Tim ini akan dimintai keterangan oleh Komnas HAM.

Terkait dengan apa saja hal yang akan dibahas, KomjenPol. Agung mengatakan bahwa pihaknya sepenuhnya menyerahkan kepada Komnas HAM.

Ia mengatakan bahwa tim forensik yang datang juga lengkap, khususnya pihak-pihak yang melaksanakan autopsi. Tim tersebut juga akan menyampaikan sesuai dengan kompetensinya.

Ketika awak media menanyakan apakah akan membahas soal luka-luka di tubuh Brigadir J, KomjenPol. Agung mengatakan bahwa hal itu tergantung pada Komnas HAM sebagai pihak yang mengundang.

"Itu nanti yang bertanya dari Komnas HAM. Tim akan menjawab sesuai dengan pertanyaan dan sesuai dengan kompetensi dan secara objektif," kata dia.

Baca juga: Kapolri tunjuk Karowabprof Div Propam Polri jadi Plh Karopaminal
Baca juga: Andika: TNI perbantukan seorang dokter forensik mengautopsi Brigadir J
Pewarta: Muhammad Zulfikar