
Kwarda Kaltara Target 1.000 Pramuka Garuda dalam Lima Tahun

Tanjung Selor (ANTARA) - Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Utara (Kaltara) dalam salah satu program prioritasnya menargetkan 1.000 Pramuka Garuda dalam lima tahun.
Target itu diungkapkan Ketua Kwarda Kaltara, Rahmawati dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 Gerakan Pramuka Kwarda Kaltara di Kantor Gubernur Kaltara, Selasa.
“Kita juga harus berupaya merealisasikan sepuluh program prioritas sebagaimana yang telah dicanangkan pada rapat kerja pertama tahun lalu, yaitu salah satu program unggulan yang menjadi perhatian bersama adalah pencapaian 1.000 Pramuka Garuda dalam waktu lima tahun,” ujarnya.
Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ini menyebutkan, Pramuka Garuda adalah sekolah anggota muda Gerakan Pramuka yang telah mencapai kecakapan dan penghargaan tertinggi pada masing-masing bidang Pramuka.
“Oleh karena itu, seluruh jajaran mulai dari Kwarda hingga Gugus Depan harus bersinergi dan mendukung penuh upaya mewujudkan minimal 1.000 Pramuka Garuda di Kaltara,” katanya.
Pramuka Garuda, tegas Rahmawati, bukan lagi sekadar prestasi, tapi menjadi kebutuhan. Hal ini sejalan dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional (Kwarnas) seperti lomba tingkat lima, Jambore Nasional hingga Jambore Dunia yang mensyaratkan pesertanya telah mencapai Pramuka Garuda.
Kwarda, lanjutnya, berkomitmen untuk memberikan kesempatan kepada Pramuka Garuda mengikuti kegiatan nasional maupun internasional.
Selain itu, lanjut Rahmawati, juga mendorong agar mendapatkan prioritas untuk melanjutkan pendidikan baik melalui jalur perguruan tinggi, sekolah, maupun pemberian beasiswa melalui jalur prestasi Pramuka Garuda.
“Upaya ini juga kita lakukan dengan menggandeng berbagai pihak di antaranya Universitas Kalimantan Utara di Tanjung Selor, Universitas Borneo di Tarakan serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui Dinas Pendidikan (Disdik) serta Biro Kesejahteraan Rakyat,” tuturnya.
Dalam mencapai target 1.000 Pramuka Garuda, sebutnya, Kwarda Kaltara juga terus menjalin kerja sama dengan Disdik dan Kantor Kementerian Agama Provinsi Kaltara serta Disdik Kabupaten dan Kota se-Kaltara agar pencapaian Pramuka Garuda dapat dilaksanakan di seluruh gugus depan dari tingkat sekolah dasar hingga menengah atas.
“Untuk menyiapkan Pramuka Penegak dan Pandega yang mampu menyiapkan Pramuka Garuda, kita juga harus menyiapkan pembina yang berkualitas,” ucapnya.
Oleh karena itu, Kwarda Kaltara mendorong adanya kewajiban bagi pembina untuk mengikuti kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar dan Mahir Tingkat Lanjut. Karena tenaga pendidik dalam pendidikan kepramukaan, yaitu Pembina Pramuka sekurang-kurangnya lulusan kursus pembina pramuka mahir di tingkat dasar.
“Hari ini juga saya juga akan menandatangani perjanjian kerja sama sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pencapaian Pramuka Garuda,” katanya.
“Saya juga berharap langkah ini dapat diikuti hingga ke tingkat Kwartir Cabang dengan membangun kolaborasi bersama para pemangku kebijakan di kabupaten/kota guna mempercepat pencapaian target,” ujarnya.
Pemprov Kaltara melalui Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto mengungkapkan dukungan penuh untuk Kwarda Kaltara mencapai target 1.000 Pramuka Garuda.
“Target penguatan 1.000 Pramuka Garuda juga patut kita jadikan gerakan bersama,” ujar Denny mewakili Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang membuka Rakerda 2026 Gerakan Pramuka Kwarda Kaltara.
Target 1.000 Pramuka Garuda, kata Denny, bukan sekadar capaian administratif, tetapi representasi kualitas peserta didik yang berkarakter, berprestasi, disiplin, dan berjiwa pengabdian.
“Karena itu, target ini harus diterjemahkan melalui pembinaan yang terukur, berjenjang, dan berkesinambungan di seluruh Gugus Depan,” katanya.
Baca juga: Kaltara Persiapkan Diri Jadi Tuan Rumah Perkemahan Wirakarya Nasional
Baca juga: Hari Pramuka ke-64, Rahmawati Zainal Dorong Generasi Muda Menjadi Calon Pemimpin Bangsa
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
