Logo Header Antaranews Kaltara

Empat Rumah Kontrakan Berbahan Kayu di Kabupaten Bulungan Terbakar

Selasa, 19 Mei 2026 15:32 WIB
Image Print
Empat rumah kontrakan berbahan kayu di Jalan Poros Tanjung Selor-Tanah Kuning, Desa Gunung Sari, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara ludes terbakar, Selasa pagi (19/5/2026). (ANTARA/HO-Humas Polresta Bulungan)

Tanjung Selor (ANTARA) - Empat rumah kontrakan berbahan kayu di Jalan Poros Tanjung Selor-Tanah Kuning, Desa Gunung Sari, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terbakar, Selasa pagi.

“Benar telah terjadi kebakaran rumah kontrakan di Jalan Poros Tanjung Selor-Tanah Kuning pukul 08.00 Wita tadi pagi,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resort Kota (Polresta) Bulungan, Aiptu Hadi Purnomo dikonfirmasi Selasa siang.

Penyebab kebakaran pada empat rumah kontrakan berbahan kayu ini, kata Hadi, belum bisa dipastikan, namun diduga berasal dari kompor yang lupa dimatikan pada rumah kontrakan pintu nomor 2. Hadi menegaskan, dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa.

“Atas kejadian kebakaran tersebut kerugian materil belum dapat dipastikan. Ada empat rumah kontrakan berbahan kayu terbakar habis dan dua rumah kontrakan berbahan beton ikut terdampak dengan kerusakan ringan,” jelasnya.

Untuk pemilik rumah kontrakan, sebut Hadi, adalah Kristian (36), warga Jalan Nangka, Desa Gunung Sari, Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

Di dalam kontrakan yang terbakar, lanjutnya, dihuni oleh Nita (28) pada kontrakan nomor 1, Nur Anidah (30) di kontrakan nomor 2, Andi Masmiliadi di kontrakan nomor 3 dan Mustika di kontrakan nomor 4.

“Berdasarkan keterangan saksi atas nama Misyono, sekira pukul 08.00 Wita saat sedang bekerja di mebel yang berlokasi berseberangan dengan kontrakan yang terbakar, mendengar teriakan kebakaran dan suara ledakan sebanyak satu kali,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Hadi, Misyono keluar dari mebel dan mendapati bahwa api telah menyala dari kontrakan pintu nomor 2. Misyono langsung berlari menuju kontrakan yang terbakar dan membantu menyelamatkan barang-barang yang memungkinkan untuk diselamatkan sebelum api menghabiskan kontrakan pintu nomor 1-4.

Adapun keterangan saksi lainnya kata Hadi, yaitu Nita penghuni kontrakan nomor 1 mengatakan sekira pukul 08.00 Wita dia sedang menjemur pakaian di depan rumah yang dia kontrak mendengar ledakan diikuti dengan api yang muncul dari dalam rumah kontrakan nomor 2.

“Mengetahui adanya api tersebut, Nita kemudian masuk ke dalam rumah kontrakan dan bergegas mengeluarkan serta mengamankan semua barang-barang yang masih ada di dalam koper, karena dia baru dua hari menempati rumah kontrakan tersebut,” terangnya berdasarkan kronologi singkat dari saksi-saksi.

Untuk memadamkan kebakaran ini kata Hadi, ada lima unit mobil pemadam kebakaran (damkar), kemudian satu unit Armoured Water Cannon (AWC) dan satu unit Kendaraan Taktis Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Rantis Dalkarhutla) Direktorat Samapta Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara.

“Untuk pemadaman dilakukan oleh petugas damkar, anggota Ditsamapta Polda Kaltara, BPBD Kabupaten Bulungan dan masyarakat sekitar. Kebakaran dapat dipadamkan pukul 09.15 Wita,” katanya.
Baca juga: Pemkab Bulungan Harap Kadin Berdayakan Pelaku Usaha Lokal
Baca juga: Tiga Puluh Lansia di Bulungan Sekolah Sekali Sebulan



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026