
BPS: Desa dan Kelurahan Cantik Untuk Pembangunan Berbasis Data Akurat

Tanjung Selor (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mencanangkan 81 desa/kelurahan se-Kabupaten Bulungan sebagai desa/kelurahan Cinta Statistik (Cantik) untuk pembangunan berbasis data akurat.
Pencanangan dilaksanakan di Halaman Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulungan, di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Senin.
“Program Desa Cantik untuk meningkatkan literasi, pengelolaan, dan pemanfaatan data statistik di tingkat desa/kelurahan dengan tujuan agar pembangunan berbasis data yang akurat, tepat sasaran serta berkelanjutan,” ujar Kepala BPS Kabupaten Bulungan Yuda Agus Irianto.
Yuda menyebutkan ada 74 desa dan 7 kelurahan di Kabupaten Bulungan yang dicanangkan sebagai desa/kelurahan Cantik dan langsung mendapatkan pembinaan melalui kepala-kepala desa (kades) yang saat ini mengikuti retret kades se-Kabupaten Bulungan, 19-23 Juli di Tanjung Selor.
“Kita berikan pembinaan nantinya di dalam retret kades yang diselenggarakan Pemkab Bulungan dan juga kita melakukan pembinaan serta pendampingan secara berkelanjutan,” katanya.
Program Cantik ini, lanjutnya, untuk keseragaman dalam pemublikasian data-data di seluruh desa/kelurahan sebagai bahan acuan terpercaya untuk menentukan arah pembangunan.
“Program Cantik inisiatif BPS ini bertujuan agar mampu dan bisa menyajikan data-data yang terpercaya untuk data Indonesia,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Bulungan Syarwani menegaskan Pemkab Bulungan meminta kades dan lurah untuk mendukung penuh program desa/kelurahan Cantik, sebab itu merupakan program nasional demi kebijakan pembangunan yang terarah sesuai data yang ada.
“Program Cantik ini menjadi bagian dari program nasional yang dilaksanakan oleh BPS Bulungan yang tentu menjadi kewajiban kita baik di pemerintah daerah maupun pemerintah desa se-Kabupaten Bulungan menyukseskan program ini,” ujarnya.
Menurutnya wajib disukseskan karena dengan data statistik yang terpercaya, pemerintah bisa menentukan arah kebijakan pembangunan yang tepat.
“Ini menjadi sangat penting dalam kita menemukan dan mendapatkan data-data supaya nanti arah kebijakan yang dibuat itu sejalan dengan kondisi data-data yang ada di wilayah desa-desa yang ada di Kabupaten Bulungan,” katanya.
Baca juga: Pemkab Bulungan Hentikan Pelaksanaan WFH Untuk Maksimalkan Pelayanan
Baca juga: Kades se-Kabupaten Bulungan ikut retret perkuat kapasitas kepemimpinan
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
