Tanjung Selor (ANTARA) - Menjelang siang hari, Minggu (15/9) pelayaran "speed boat" (perahu cepat) dari dan ke Tanjung Selor (Bulungan) - Tarakan, Kaltara sempat normal.

"Siang ini, pelayaran berjalan normal karena kabut asap dan gelombang agak reda," kata Dr Datu Iman Suramenggala,  Kabid Perhubungan Laut dan ASDP (Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan) Dishub Kaltara di Tanjung Selor, Minggu.

Biasanya kabut asap dan gelombang itu meningkat pada pagi dan menjelang sore.

Ia berharap kondisi tersebut bertahan sehingga tidak menghambat pelayaran di Kaltara.

Selain masalah kabut asap, gelombang tinggi di pesisir Kaltara, khususnya Laut Tarakan sangat membahayakan keselamatan pelayaran perahu cepat yang rata-rata 40 penumpang per unit.

"Kita berharap dan terus berdoa agar hujan segera mengguyur Kaltara karena itu yang paling cepat dan tepat menghalau kabut asap," ujarnya.
Baca juga: Pemancing Kaltara bermasker
Baca juga: Petani Kaltara bantah bakar lahan

Meski pelayaran normal namun beberapa penerbangan yang berangkat dan tiba di Bandara Internasional Juwata Tarakan dibantalkan.

Hal itu karena jarak pandang tidak direkomendasikan sesuai keselamatan penerbangan.

Termasuk kloter terakhir rombongan haji asal Kaltara dari Balikpapan ke Tarakan.
Baca juga: Pesawat bawa jamaah haji Bulungan tunda keberangkatan karena kabut asap
Baca juga: Pesawat Lion Air batal mendarat di bandara Juwata karena kabut asap








  

Pewarta : Redaksi
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2024