Pelayaran di Sungai Kayan sempat normal
Minggu, 15 September 2019 14:20 WIB
Sempat normal dan kapal bisa berangkat (ANTARA/Iskandar Zulkarnaen)
Tanjung Selor (ANTARA) - Menjelang siang hari, Minggu (15/9) pelayaran "speed boat" (perahu cepat) dari dan ke Tanjung Selor (Bulungan) - Tarakan, Kaltara sempat normal.
"Siang ini, pelayaran berjalan normal karena kabut asap dan gelombang agak reda," kata Dr Datu Iman Suramenggala, Kabid Perhubungan Laut dan ASDP (Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan) Dishub Kaltara di Tanjung Selor, Minggu.
Biasanya kabut asap dan gelombang itu meningkat pada pagi dan menjelang sore.
Ia berharap kondisi tersebut bertahan sehingga tidak menghambat pelayaran di Kaltara.
Selain masalah kabut asap, gelombang tinggi di pesisir Kaltara, khususnya Laut Tarakan sangat membahayakan keselamatan pelayaran perahu cepat yang rata-rata 40 penumpang per unit.
"Kita berharap dan terus berdoa agar hujan segera mengguyur Kaltara karena itu yang paling cepat dan tepat menghalau kabut asap," ujarnya.
Baca juga: Pemancing Kaltara bermasker
Baca juga: Petani Kaltara bantah bakar lahan
Meski pelayaran normal namun beberapa penerbangan yang berangkat dan tiba di Bandara Internasional Juwata Tarakan dibantalkan.
Hal itu karena jarak pandang tidak direkomendasikan sesuai keselamatan penerbangan.
Termasuk kloter terakhir rombongan haji asal Kaltara dari Balikpapan ke Tarakan.
Baca juga: Pesawat bawa jamaah haji Bulungan tunda keberangkatan karena kabut asap
Baca juga: Pesawat Lion Air batal mendarat di bandara Juwata karena kabut asap
"Siang ini, pelayaran berjalan normal karena kabut asap dan gelombang agak reda," kata Dr Datu Iman Suramenggala, Kabid Perhubungan Laut dan ASDP (Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan) Dishub Kaltara di Tanjung Selor, Minggu.
Biasanya kabut asap dan gelombang itu meningkat pada pagi dan menjelang sore.
Ia berharap kondisi tersebut bertahan sehingga tidak menghambat pelayaran di Kaltara.
Selain masalah kabut asap, gelombang tinggi di pesisir Kaltara, khususnya Laut Tarakan sangat membahayakan keselamatan pelayaran perahu cepat yang rata-rata 40 penumpang per unit.
"Kita berharap dan terus berdoa agar hujan segera mengguyur Kaltara karena itu yang paling cepat dan tepat menghalau kabut asap," ujarnya.
Baca juga: Pemancing Kaltara bermasker
Baca juga: Petani Kaltara bantah bakar lahan
Meski pelayaran normal namun beberapa penerbangan yang berangkat dan tiba di Bandara Internasional Juwata Tarakan dibantalkan.
Hal itu karena jarak pandang tidak direkomendasikan sesuai keselamatan penerbangan.
Termasuk kloter terakhir rombongan haji asal Kaltara dari Balikpapan ke Tarakan.
Baca juga: Pesawat bawa jamaah haji Bulungan tunda keberangkatan karena kabut asap
Baca juga: Pesawat Lion Air batal mendarat di bandara Juwata karena kabut asap
Pewarta : Redaksi
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aplikasi ASAP Polri Akan Dibawa Menteri LHK Menjadi Percontohan di Tingkat Dunia
15 September 2021 15:54 WIB, 2021
Percepat Penanggulangan Karhutla, Kapolri Launching ASAP Digital Nasional
15 September 2021 13:52 WIB, 2021
Terpopuler - Kaltara
Lihat Juga
Kakanwil Kemenag Kaltara Ikuti Silaturahmi dan Rakor Forum Kakanwil se-Indonesia
30 January 2026 11:31 WIB
Kakanwil Kemenag Kaltara Dorong Rumah Ibadah Jadi Pelopor Cinta Lingkungan
26 January 2026 18:41 WIB
Bupati Bulungan Serahkan Bantuan Truk Serbaguna BNPB saat Apel Gabungan OPD
26 January 2026 18:32 WIB
Guest House Pemda Bulungan Akan Dijadikan Pusat Pelayanan Publik dan Pariwisata
24 January 2026 20:22 WIB
Badan Pengelola Perbatasan Kaltara Pastikan Tidak Ada Desa yang Hilang di Nunukan
24 January 2026 19:58 WIB