Gubernur optimistis sesuai target RKPD 2022
Rabu, 7 September 2022 3:51 WIB
Gubernur optimistis sesuai target RKPD 2022 (dkisp)
Tanjung Selor (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Utara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum optimistis capaian yang telah ditetapkan dalam perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 dapat dicapai. Hal ini disampaikannya usai menghadiri Rapat Paripurna ke-21 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara tentang Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Tahun 2022, Selasa (6/9).
Di mana tema RKPD Provinsi Kalimantan Utara tahun ini yaitu “Memantapkan Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan untuk Pertumbuhan yang Inklusif”. Menurut Gubernur, pemulihan ekonomi dapat diterjemahkan sebagai upaya memulihkan daya beli masyarakat dan dunia usaha serta diversifikasi ekonomi.
Hal itu sejalan dengan pemutusan krisis kesehatan melalui pemberian bantuan untuk pemulihan dunia usaha, menjaga daya beli rumah tangga, serta percepatan pembangunan infrastruktur padat karya.
Sedangkan diversifikasi ekonomi, kata Gubernur dilakukan melalui program peningkatan nilai tambah, ketahanan pangan, pembangunan rendah karbon, dan pemerataan infrastruktur dan kualitas layanan digital.
“Semuanya harus berjalan beriringan sehingga target yang akan kita capai pada perubahan RKPD tahun ini dapat terwujud. Kita ketahui, APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) memiliki peran penting sebagai daya ungkit untuk pemulihan ekonomi daerah,”kata Gubernur.
Bila melihat kembali komposisi APBD Provinsi Kaltara pada 5 tahun ke belakang, komponen pendapatan dari transfer pemerintah pusat memiliki proporsi terbesar. Misal, pada tahun 2021 proporsi pendapatan dari transfer pemerintah pusat sebesar 74 persen. Ini menjadi atensi Gubernur untuk mengajak semua stakeholder terkait untuk berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar mencapai kemandirian fiskal.
“Kita harus lakukan upaya untuk meningkatkan PAD sehingga capaian pembangunan dan pertumbuhan ekonomi semakin meningkat. Khususnya dalam mencapai kemandirian fiskal,” terangnya.
Karena itu, melalui perubahan APBD, Gubernur berharap yang menjadi target pada tahun 2022 dapat segera tercapai. Seperti pertumbuhan ekonomi pada rentang 5,4 – 6,3 persen, prosentase penduduk miskin pada 6,8-6,1 persen, tingkat pengangguran terbuka 5,5 – 4,7 persen, Indeks Pembangunan Manusia 71,80 dan Gini Ratio 0,29. (dkisp)
Baca juga: Gubernur: Pentingnya bersinergi bangun pesisir perbatasan
Baca juga: Optimalisasi kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan Kaltara
Baca juga: Tarif baru "speed boat" reguler di Kaltara mulai diberlakukan
Baca juga: Gubernur: Upaya revitalisasi kawasan transmigrasi jadi perhatian khusus
Di mana tema RKPD Provinsi Kalimantan Utara tahun ini yaitu “Memantapkan Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan untuk Pertumbuhan yang Inklusif”. Menurut Gubernur, pemulihan ekonomi dapat diterjemahkan sebagai upaya memulihkan daya beli masyarakat dan dunia usaha serta diversifikasi ekonomi.
Hal itu sejalan dengan pemutusan krisis kesehatan melalui pemberian bantuan untuk pemulihan dunia usaha, menjaga daya beli rumah tangga, serta percepatan pembangunan infrastruktur padat karya.
Sedangkan diversifikasi ekonomi, kata Gubernur dilakukan melalui program peningkatan nilai tambah, ketahanan pangan, pembangunan rendah karbon, dan pemerataan infrastruktur dan kualitas layanan digital.
“Semuanya harus berjalan beriringan sehingga target yang akan kita capai pada perubahan RKPD tahun ini dapat terwujud. Kita ketahui, APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) memiliki peran penting sebagai daya ungkit untuk pemulihan ekonomi daerah,”kata Gubernur.
Bila melihat kembali komposisi APBD Provinsi Kaltara pada 5 tahun ke belakang, komponen pendapatan dari transfer pemerintah pusat memiliki proporsi terbesar. Misal, pada tahun 2021 proporsi pendapatan dari transfer pemerintah pusat sebesar 74 persen. Ini menjadi atensi Gubernur untuk mengajak semua stakeholder terkait untuk berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar mencapai kemandirian fiskal.
“Kita harus lakukan upaya untuk meningkatkan PAD sehingga capaian pembangunan dan pertumbuhan ekonomi semakin meningkat. Khususnya dalam mencapai kemandirian fiskal,” terangnya.
Karena itu, melalui perubahan APBD, Gubernur berharap yang menjadi target pada tahun 2022 dapat segera tercapai. Seperti pertumbuhan ekonomi pada rentang 5,4 – 6,3 persen, prosentase penduduk miskin pada 6,8-6,1 persen, tingkat pengangguran terbuka 5,5 – 4,7 persen, Indeks Pembangunan Manusia 71,80 dan Gini Ratio 0,29. (dkisp)
Baca juga: Gubernur: Pentingnya bersinergi bangun pesisir perbatasan
Baca juga: Optimalisasi kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan Kaltara
Baca juga: Tarif baru "speed boat" reguler di Kaltara mulai diberlakukan
Baca juga: Gubernur: Upaya revitalisasi kawasan transmigrasi jadi perhatian khusus
Pewarta : DKISP
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Badan Pengelola Perbatasan Kaltara Pastikan Tidak Ada Desa yang Hilang di Nunukan
24 January 2026 19:58 WIB
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
22 January 2026 10:18 WIB
Gubernur Kaltara Sampaikan Ketimpangan Harga dan Infrastruktur di Perbatasan
21 January 2026 20:03 WIB
Pemprov Kaltara Dukung Prognas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
09 January 2026 22:06 WIB
Terpopuler - Kaltara
Lihat Juga
Kakanwil Kemenag Kaltara Dorong Rumah Ibadah Jadi Pelopor Cinta Lingkungan
26 January 2026 18:41 WIB
Bupati Bulungan Serahkan Bantuan Truk Serbaguna BNPB saat Apel Gabungan OPD
26 January 2026 18:32 WIB
Guest House Pemda Bulungan Akan Dijadikan Pusat Pelayanan Publik dan Pariwisata
24 January 2026 20:22 WIB
Badan Pengelola Perbatasan Kaltara Pastikan Tidak Ada Desa yang Hilang di Nunukan
24 January 2026 19:58 WIB
Peringatan Isra Mikraj 1447 H Kanwil Kemenag Kaltara, Momentum Menguatkan Iman, Integritas, dan Pelayanan Umat
22 January 2026 21:45 WIB
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
22 January 2026 10:18 WIB
Gubernur Kaltara Sampaikan Ketimpangan Harga dan Infrastruktur di Perbatasan
21 January 2026 20:03 WIB