Logo Header Antaranews Kaltara

Israel tutup lab uji COVID-19 lantaran salah diagnosis

Senin, 20 April 2020 15:21 WIB
Image Print
Israel tutup lab uji COVID-19 lantaran salah diagnosis belasan pasien
Yerusalem (ANTARA) - Kementerian Kesehatan Israel pada Minggu (19/4) mengumumkan penutupan salah satu laboratorium pengujian virus corona COVID-19 lantaran salah melakukan diagnosis terhadap 19 pasien.

Laboratorium, yang berada di Weizmann Institute of Science (WIS) di Israel, mulai beroperasi pada 10 April.

Pada 17 April, Rumah Sakit Assuta di Israel selatan mengungkapkan bahwa sembilan pasien, yang dirawat di bangsal COVID-19 setelah terbukti positif di laboratorium WIS, sebenarnya sehat-sehat saja. Kasus serupa juga ditemukan di dua rumah sakit lainnya di Israel.

WIS pada waktu itu mengatakan kementerian melakukan pemeriksaan ulang terhadap hasil tes laboratorium sebelum merujuk pasien ke rumah sakit.

Institut tersebut juga menyalahkan kementerian karena "menghindari tanggung jawab."

Menyusul insiden tersebut, kementerian melakukan penyelidikan, yang menemukan bahwa 19 orang yang sehat salah didiagnosis dengan COVID-19 di laboratorium WIS.

Berdasarkan pernyataan kementerian saat ini, laboratorium tersebut hanya akan dibuka kembali setelah perbaikan dilakukan sesuai dengan permintaan kementerian.

Sumber: Xinhua

Baca juga: Menteri kesehatan Israel dan istri didiagnosa virus corona

Baca juga: Infeksi COVID-19 di Israel bertambah menjadi 10.505

Baca juga: Corona jadi ancaman serius bagi para pengungsi Palestina di Tepi Barat

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari



Pewarta :
Editor: Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2026