Logo Header Antaranews Kaltara

Lima PDP di Tarakan meninggal

Selasa, 5 Mei 2020 16:51 WIB
Image Print
Devi Ika Indiarti dalam konferensi pers secara virtual di Tarakan, Selasa.

Tarakan (ANTARA) - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan seluruhnya enam orang dan lima orang meninggal dunia.

“Pada tanggal 4 Mei 2020, terdapat penambahan kasus kematian satu orang PDP dan siangnya telah dimakamkan di Juata Laut dengan prosedur pemakaman COVID-19,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19, Devi Ika Indiarti dalam konferensi pers secara virtual di Tarakan, Selasa.

Sedangkan kasus positif COVID- 19 di Tarakan bertambah satu orang, yakni seorang pasien laki – laki usia 33 tahun, maka total kasus positif COVID-19 di Tarakan 35 orang.

Jumlah kumulatif Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 371 orang, 108 ODP masih dalam pemanatau puskesmas tempat tinggalnya dan 263 ODP selesai menjalani pemantauan dan mendapat surat keterangan sehat dari puskesmas setempat.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 478 orang, yang dipantau 321 orang dan selesai pemantauan sebanyak 157 orang.

Saat ini Tarakan sudah terjadi transmisi lokal dan terdapat klaster jamaah tabligh dari Gowa serta klaster Pondok Pesantren Al Falah Desa Temboro Magetan. Pemerintah Kota (Pemkot) sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Baca juga: Presiden minta pantau ketat klaster penularan COVID-19
Baca juga: Gugus Tugas: Batasi keluar rumah untuk hentikan COVID-19



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026