Kaltara Siap Sokong Negara Keluar dari Middle Income Trap

id Koordinasi, Teknis, 2021,Rapat

Kaltara Siap Sokong Negara Keluar dari Middle Income Trap

Rakortekbang Tahun 2021 Oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) (humasprovkaltara)

Tanjung Selor (ANTARA) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Ir Suharso Monoarfa membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakortekbang) Tahun 2021, Kamis (25/2/2021). Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal A Paliwang SH, M.Hum turut hadir secara virtual bersama Sekptov Suriansyah, dan Kepala Bappeda-Litbang Kaltara Surianyah.

Mengutip penyampaian Menteri PPN, Gubernur Drs. H. Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengungkapkan, semua elemen di pusat dan daerah harus mendorong terobosan baru untuk mengembalikan projectory pertumbuhan ekonomi nasional. Targetnya, Indonesia lepas dari middle income trap ke negara high economy paling cepat tahun 2037 sampai 2045."Maka pada tahun 2022, RKP (Rencana Kerja Pemerintah) mengambil tema Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural. Tahun 2022 pula akan dimulai meletakkan kembaki landasan untuk keluar dari middle income trap itu," kata Gubernur.

"Dan rakortek ini akan menjadi pijakan dalam penyusunan RKP dan RKP Daerah (RKPD) dan mensinkronisasikan sasaran mikro pembangunan, proyek strategis nasional, dan penyelenggaraan pemerintahan konkuren. RKP dan RKPD harus sinkron untuk mencapai target pembangunan nasional," tuturnya.

Gubernur melanjutkan, ada 7 agenda pembangunan nasional sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, mencakup ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan; pengembangan wilayah untuk mengurangi kesenjangan; SDM berkualitas da berdaya saing.

Selanjutnya revolusi mental dan pembangunan kebudayaan; infrastruktur untuk ekonomi dan pelayanan dasar; lingkungan hidup, ketahanan bencana, dan perubahan iklim; serta stabilitas polhukam dan transformasi pelayanan publik.Yang tidak kalah pentingnya adalah reformasi kesehatan."Semua kepala daerah diminta untuk bersama-sama menekan penyakit TBC, malaria, dan kusta. Karena ketiga penyakit itu, Indonesia adalah negara dengan rata-rata penderita tertinggi di dunia. Untuk Covid-19 kita akan bersama-sama mencapai herd immunity paling lambat Maret 2022 melalui vaksinasi yang berkelanjutan" ujarnya.

Gubernur menambahkan, beberapa usulan daerah telah diajukan ke pusat untuk masuk dalam proyek strategis nasional atau major projects pada Pra Rakortekbang."Dan Rakortekbang hari ini juga akan bermuara di Musrenbangnas dan Musrenbang Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk pemutakhiran. Menteri PPN menekankan perencanaan pembangunan dari pusat dan daerah tersambung dengan baik," ujarnya.
Pewarta :
Uploader : Firsta Susan Ferdiany
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar