
Kakanwil Kemenag Kaltara Dorong ASN Malinau Hadir sebagai Pelayan Umat yang Profesional

Malinau (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara Muh Saleh melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malinau dalam rangka kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama serta Temu Tokoh Lintas Agama di Kabupaten Malinau, yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, persaudaraan, dan kebersamaan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malinau Senin, (19/1)
Kegiatan ini dihadiri oleh Kabag TU, Kabid Pendidikan Islam, Pembimas Buddha, Pembimas Katolik serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malinau, para tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta seluruh ASN Kementerian Agama di lingkungan Kabupaten Malinau.
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag Kaltara menegaskan bahwa pembinaan ASN merupakan ikhtiar strategis dan berkelanjutan untuk memastikan aparatur Kementerian Agama tidak hanya profesional secara administratif, tetapi juga kokoh secara moral, spiritual, dan sosial.
“ASN Kementerian Agama adalah wajah negara dalam urusan keagamaan, kerukunan, dan pelayanan publik yang humanis. Oleh karena itu, setiap ASN harus menghidupkan nilai-nilai budaya kerja Kemenag Kaltara Bergerak yang sejalan dengan semangat ASN BerAKHLAK, yaitu berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif,” tegasnya.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus tercermin dalam sikap, tutur kata, dan tindakan sehari-hari, khususnya dalam melayani masyarakat Kabupaten Malinau yang majemuk, kaya budaya, serta menjunjung tinggi nilai moderasi, toleransi, dan persaudaraan.
“Kerukunan tidak hadir dengan sendirinya, tetapi dibangun melalui dialog yang tulus, sikap saling menghormati, serta kerja sama lintas iman yang berkesinambungan. Para tokoh agama memiliki peran strategis sebagai penyejuk umat dan penebar pesan damai,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan anugerah untuk saling mengenal dan memperkuat persaudaraan, sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat Malinau.
Lebih lanjut, Kepala Kanwil menyampaikan bahwa Kementerian Agama terus mendorong penguatan moderasi beragama sebagai cara pandang dan praktik beragama yang adil, berimbang, serta menjunjung tinggi kemanusiaan dan persatuan bangsa.
Moderasi beragama, menurutnya, merupakan “jembatan emas” untuk menjaga harmoni di tengah keberagaman.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung dan menyukseskan program prioritas Kementerian Agama, antara lain penguatan layanan keagamaan, pendidikan keagamaan yang inklusif, kepedulian terhadap isu kemanusiaan dan lingkungan melalui semangat ekoteologi, serta penerapan kurikulum berbasis cinta.
Menutup sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag Kaltara mengajak seluruh ASN Kementerian Agama dan tokoh lintas agama di Kabupaten Malinau untuk terus bersinergi, berkolaborasi, dan bergandengan tangan dalam menjaga komitmen kebangsaan dan keindonesiaan.
“Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, dan kebersamaan sebagai jalan untuk membangun Malinau yang rukun, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut, seraya berharap pertemuan ini membawa manfaat nyata, mempererat silaturahmi, serta memperkuat tekad bersama dalam melayani umat, bangsa, dan negara.
Dalam kegiatan ini Kepala Kanwil Kemenag Kaltara juga melakukan peninjauan pemanfaatan gedung Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malinau yang baru saja selesai dibangun, untuk melihat sejauh mana persiapan gedung baru ini nanti dapat segera digunakan sebagai tempat layanan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malinau.
Baca juga: Kakanwil Kemenag Kaltara Ajak Pengurus BKMT Wujudkan Program Kemenag Berdampak
Baca juga: Kakanwil Kemenag Kaltara: Peringatan Isra Mikraj Jadi Momentum Refleksi Spiritual
Pewarta : Redaksi
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
