
Hari Buruh Internasional, Gubernur Kaltara Diingatkan Bangun BLK

Tanjung Selor (ANTARA) - Berkembangnya Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai kawasan industri memberi peluang masyarakat Kaltara untuk bekerja di perusahaan-perusahaan. Karena itu, Gubernur Kaltara , Zainal A. Paliwang diminta dan diingatkan kembali untuk membangun Balai Latihan Kerja (BLK).
“Mengingatkan kembali bahwa sejak Bapak Gubernur dilantik sampai saat ini ada sebuah janji untuk mendirikan sebuah BLK,” ujar tokoh masyarakat Kaltara, Datu Buyung Perkasa yang diminta oleh para buruh untuk menyampaikan aspirasi dalam Diskusi Publik May Day 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, di D’Kafetaria Coffe, Tanjung Selor, Provinsi Kaltara, Jumat.
Dalam janji gubernur, kata Datu Buyung, dengan didirikannya BLK maka Pemprov Kaltara bersama pemerintah pusat dapat memberikan pelatihan kepada anak-anak Kaltara dan mendapatkan keahlian serta sertifikat untuk bisa bekerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kaltara.
“Dengan ada keahlian dan punya sertifikat, tidak ada alasan lagi perusahaan-perusahaan menolak anak-anak kita yang ada di Kaltara. Bukan dari luar diambil. Tetapi dari daerah kita yang utamakan,” kata
Menanggapi itu, Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang mengatakan untuk memberikan pelatihan kepada anak-anak Kaltara sudah pihaknya lakukan dan akan terus dilakukan.
“Sebenarnya anak-anak kita sudah kita latih Bahasa Mandarin dan Bahasa Inggris bekerja sama dengan Universitas Kaltara itu ada lebih kurang 100 orang,” ujarnya.
Tentu ke depan, kata Gubernur Zainal, terutama anak-anak yang telah selesai sekolah menengah, terutama yang sekolah kejuaraan akan diberikan pelatihan-pelatihan lagi bekerja sama dengan kementerian terkait.
“Nantinya kita akan bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian memberikan sertifikasi kepada mereka sehingga manakala akan masuk di suatu perusahaan mereka sudah mempunyai kualifikasi, sertifikasi atau keahlian dan kemampuan yang mereka miliki,” katanya.
Untuk menjawab soal pendirian BLK, gubernur meminta Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara, Asnawi, sejauh mana sudah progres perencanaan pembangunannya.
“Progres BLK itu sudah berjalan, saat ini menunggu dari BPN (Badan Pertanahan Nasional) agar segera proses sertifikasi balik nama dari Pemprov Kaltara ke Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaer) itu dapat diselesaikan. Mudah-mudahan minggu depan,” ujar Plt. Kepala Disnakertrans Kaltara.
Asnawi menjelaskan, proses sertifikasi sudah berjalan lama dan saat ini tinggal finalisasinya di BPN. Soalnya, kata dia, Kemenaker tidak akan membangun kalau tanahnya masih aset Pemprov Kaltara yang walaupun sebenarnya tanah tersebut sudah dihibahkan oleh Pemprov Kaltara ke Kemenaker.
“Kita sama-sama berharap BPN Bulungan segera menerbitkan sertifikat itu, agar kami bersama Bapak Gubernur menyerahkannya ke Kemenaker untuk selanjutnya proses pembangunannya,” ujarnya.
Dia juga menegaskan, bahwa sebelum proses balik nama sertifikat, pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatu untuk mempercepat BLK terbangun dan prosesnya sudah berjalan.
“Prosesnya sudah selesai pak dari rangkaian pekerjaan dan berkas-berkasnya sudah lengkap semua. Sudah tidak ada lagi yang dibutuhkan,” katanya.
Baca juga: Serikat Buruh Ingin Ada PHI di Kaltara
Baca juga: May Day 2026, Gubernur Kaltara Utamakan Diskusi Langsung Bersama Buruh
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
