Zainal Langsung Tancap Gas
Rabu, 17 Februari 2021 14:44 WIB
Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang saat tiba di VIP Room Bandara Juwata (humasprovkaltara)
Tarakan (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) periode 2021 hingga 2024, Zainal Arifin Paliwang tiba di VIP Room Bandara Juwata, Kota Tarakan pada Rabu (17/2) siang usai dilantik dalam jabatan tersebut oleh Presiden RI Joko Widodo pada Senin (15/2) di Istana Negara, Jakarta. Di Tarakan, Gubernur didampingi sang istri, Hj Rahmawati.
Kedatangan orang nomor satu di Benuanta-sebutan Provinsi Kaltara-itu, disambut Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Suriansyah dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.“Saya akan secepat-cepatnya merealisasikan visi-misi yang sudah dicanangkan sebelumnya,” kata Zainal.
Gubernur juga menyatakan bahwa dalam 100 hari kedepan, ada beberapa langkah strategis yang perlu dilakukan dan disinergikan seluruh OPD di Pemprov Kaltara. Termasuk pemerintah kabupaten dan kota yang ada. “Dalam 100 hari kedepan, yang paling penting dilakukan adalah menekan angka penyebaran Covid-19. Untuk itu, saya memerintahkan dibangun Posko Antisipasi dan Pengawasan Penyebaran Covid-19 di wilayah perbatasan,” tutur Gubernur. Menurut Zainal, ini penting dilakukan karena selama ini posko seperti itu, belum pernah dibentuk. “Di posko tersebut, keluar masuk orang, khususnya yang dari luar Kaltara akan diawasi ketat. Tanpa hasil Rapid Antigen dengan hasil negatif, tak bisa masuk,” jelas Zainal.
Tak itu saja, dalam waktu dekat, Gubernur juga akan membahas proses pengalihan pengelolaan aset Pelabuhan Tengkayu I atau SDF dan Tengkayu II atau Perikanan. “Pemprov Kaltara dan Pemkot Tarakan akan menggelar rapat terbatas membahas masalah ini. Termasuk, soal bagi hasil yang akan diterima Pemprov dari pengelolaan aset tersebut oleh Pemkot Tarakan,” tutup Gubernur.
Kedatangan orang nomor satu di Benuanta-sebutan Provinsi Kaltara-itu, disambut Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Suriansyah dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.“Saya akan secepat-cepatnya merealisasikan visi-misi yang sudah dicanangkan sebelumnya,” kata Zainal.
Gubernur juga menyatakan bahwa dalam 100 hari kedepan, ada beberapa langkah strategis yang perlu dilakukan dan disinergikan seluruh OPD di Pemprov Kaltara. Termasuk pemerintah kabupaten dan kota yang ada. “Dalam 100 hari kedepan, yang paling penting dilakukan adalah menekan angka penyebaran Covid-19. Untuk itu, saya memerintahkan dibangun Posko Antisipasi dan Pengawasan Penyebaran Covid-19 di wilayah perbatasan,” tutur Gubernur. Menurut Zainal, ini penting dilakukan karena selama ini posko seperti itu, belum pernah dibentuk. “Di posko tersebut, keluar masuk orang, khususnya yang dari luar Kaltara akan diawasi ketat. Tanpa hasil Rapid Antigen dengan hasil negatif, tak bisa masuk,” jelas Zainal.
Tak itu saja, dalam waktu dekat, Gubernur juga akan membahas proses pengalihan pengelolaan aset Pelabuhan Tengkayu I atau SDF dan Tengkayu II atau Perikanan. “Pemprov Kaltara dan Pemkot Tarakan akan menggelar rapat terbatas membahas masalah ini. Termasuk, soal bagi hasil yang akan diterima Pemprov dari pengelolaan aset tersebut oleh Pemkot Tarakan,” tutup Gubernur.
Pewarta : Edy Suratman
Editor : Firsta Susan Ferdiany
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Artikel
Lihat Juga
Catatan Rifqi Andi Febrianto : Peran Vital Petani Dalam Pengendalian Inflasi Daerah Untuk Pertumbuhan Perekonomian yang Inklusif
13 February 2025 16:56 WIB, 2025
Catatan Ana Sriekaningsih : Ekonomi Kalimantan Utara dan Perbankan Pasca Penurunan Suku Bunga Acuan
29 January 2025 10:06 WIB, 2025
Bersinergi Memberantas Peredaran Dan Penyalahgunaan Narkoba di Kaltara
23 November 2024 11:49 WIB, 2024
Catatan Ana Sriekaningsih : Pertumbuhan KPR Pilar Ekonomi Berkelanjutan
18 November 2024 14:55 WIB, 2024
Dengan Semangat Korsa Mendistribusikan BBM Satu Harga ke Tapal Batas
31 October 2024 16:08 WIB, 2024