Malinau (ANTARA) - Data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malinau, sejak tahun 2020 – 2025, jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara) terus meningkat setiap tahun.
“Dari 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Malinau, berdasarkan data kami sejak tahun 2020 hingga 2025, UMKM itu terus meningkat,” ujar Kepala Disperindag Kabupaten Malinau, Sergius melalui pesan singkat, Senin.
Untuk di Kecamatan Malinau Kota, sebutnya, di tahun 2020 belum sampai seribu UMKM. Namun setiap tahun konsisten terus tumbuh dan hingga 2025 tercatat 1.648 UMKM.
Sedangkan di Kecamatan Malinau Utara, kata dia, naiknya dua kali lipat lebih dari jumlah UMKM tahun 2020 sebanyak 337 menjadi 690 UMKM di tahun 2025.
Kemudian di Kecamatan Malinau Barat, lanjutnya, meningkatnya juga hampir dua kali lipat di mana di tahun 2020 ada 339 UMKM dan di tahun 2025 sebanyak 625 UMKM.
“Jadi berdasarkan rekap data kami, UMKM dari semua kecamatan yang ada di Kabupaten Malinau itu di tahun 2020 sebanyak 2.072 dan di tahun 2025 sebanyak 3.876 UMKM,” katanya.
Meningkatkan jumlah UMKM, kata Sergius, karena adanya pertambahan jumlah penduduk usia produktif yang memiliki inovasi dan ide-ide kreatif, termasuk saat ini menjamurnya kedai-kedai kopi yang dikelola anak-anak muda.
“Termasuk juga karena adanya pelatihan-pelatihan yang dilakukan oleh pemerintah daerah melalui Disperindag terhadap para penggiat UMKM ini,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Sergius, karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau yang selalu memberdayakan UMKM lokal dalam setiap kegiatan pemerintahan serta seringnya membuat kegiatan keramaian dan hiburan rakyat yang mewajibkan harus UMKM lokal.
“Memang banyaknya event-event yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah sehingga memiliki daya tarik di masyarakat kita untuk membuat usaha dan berjualan karena peluang lebih besar,” katanya.
Baca juga: Nobar Piala Dunia 2026, TVRI Kaltara Rangkul UMKM
Baca juga: 30 Produk UMKM Bulungan Dipasarkan di Mall Sarinah