
Pemkab Malinau Tegaskan MTQ XXII Jadi Instrumen Vital Akselerasi Pembangunan Mental Spiritual

Malinau (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Malinau secara resmi menggulirkan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat kabupaten yang ke-22 pada Selasa (5/5).
Agenda religius tahunan yang dijadwalkan berlangsung selama enam hari penuh tersebut diposisikan sebagai pilar utama dalam memperkuat fondasi karakter dan spiritualitas masyarakat di Bumi Intimung.
Bupati Malinau, Wempi W Mawa menekankan bahwa jajarannya senantiasa menempatkan program penguatan nilai keagamaan sebagai prioritas dalam kebijakan pembangunan daerah.
Menurutnya, durasi pelaksanaan yang cukup representatif diharapkan mampu memastikan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Al-Quran terinternalisasi secara mendalam bagi seluruh lapisan warga.
"Pelaksanaannya selama 6 hari dan tahun ini diikuti lebih dari 300 orang peserta. Kita bersyukur karena ini menggambarkan antusias kaum muda kita,' ungkapnya.
Wempi menjelaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk komitmen personal dan institusional dalam mendukung pembinaan generasi muda yang religius di Kabupaten Malinau.
Langkah ini juga menjadi realisasi janji kepada pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran tingkat kabupaten.
Bupati diketahui baru saja menuntaskan rangkaian kunjungan kerja lintas provinsi untuk penjajakan kerja sama bidang kearsipan serta studi banding ketahanan pangan di wilayah Sulawesi Selatan.
Walaupun terdapat agenda penting lainnya di luar daerah, Wempi memilih menyesuaikan jadwal demi membersamai masyarakat dalam pembukaan festival keagamaan tersebut.
Melalui momentum MTQ XXII ini, Pemerintah Kabupaten Malinau memproyeksikan lahirnya generasi qurani yang unggul.
Para peserta diharapkan tidak sekadar kompeten dalam seni lantunan ayat suci, namun juga mampu mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sosial dan bernegara.
"Antusiasme tinggi ditunjukkan dari banyaknya warga yang memadati lokasi pembukaan sebagai cerminan dukungan publik terhadap program pemerintah daerah," ucapnya.
Selama hampir sepekan ke depan, berbagai cabang perlombaan akan diselenggarakan guna memperkokoh ukhuwah sekaligus menghidupkan atmosfer religiusitas di seluruh penjuru Bumi Intimung.
Baca juga: Bupati Malinau Dorong Transformasi Kualitas Layanan Delapan Kepala OPD Baru
Baca juga: Hanya Dua Orang, Calon Haji Kabupaten Malinau Bersyukur Bisa Berangkat
Pewarta : Redaksi
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
