Logo Header Antaranews Kaltara

Pendidikan Karakter Bisa Pacu Pembangunan Secara Cepat

Jumat, 27 Oktober 2017 09:28 WIB
Image Print
DUKUNG PENDIDIKAN KARAKTER : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie menerima kenang-kenangan dari pembina Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) Ratna Megawangi di Aula SMA Negeri 1 Tarakan, Kamis (26/10). (dok humas)

Tarakan(Antara News Kaltara) - Sebanyak 800 guru Taman Kanak-kanak (TK) dan PendidikanAnak Usia Dini (PAUD) kabupaten/kota se-Kalimantan Utara (Kaltara) mengikuti pelatihanakbar dengan tema "Pelatihan Pendidikan Karakter dan Pendekatan Saintifikyang Sukses Membangun Akhlak, Daya Pikir Kritis dan Kreatif Anak", di AulaSMA Negeri 1 Tarakan, Kamis (26/10).

Pelatihanakbar yang digagas Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK)bersama Tim Penggerak (TP) PKK dan Indonesia Heritage Foundation (IHF). Agendatersebut dihadiri oleh pelopor Yayasan Warisan Luhur Indonesia IHF, RatnaMegawangi yang mewakili pembina OASE-KK Iriana Joko Widodo, yang juga istri dariMenteri Agraria Tata Ruang RI Sofyan Djalil.

Kegiatanyang berlangsung selama 3 hari sejak 26 hingga 28 Oktober tersebut, dibukalangsung Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie. Dalam arahannya gubernurmengingatkan pentingnya pendidikan karakter.

Bahwa,karakter dapat mempercepat pembangunan bangsa dan menciptakan kesejahteraansecara adil. Karena itu, Gubernur Irianto menyampaikan kepada para guru TK dan PAUD memiliki posisi yangsangat penting dalam menentukan masa depan bangsa.

"Pendidikankarakter sangat diperlukan, saat ini penting untuk kita praktekkan kepadaindividu, keluarga, masyarakat juga bangsa, secara khusus kepada anak-anakdidik kita," katanya.

Untuklebih memaksimalkan program pendidikan karakter, sudah tentu diperlukan tenagadidik yang mumpuni dan ahli, selain peran serta orangtua sangat juga besarpengaruhnya.

Karenaitu, kata gubernur setelah mendapatkan pelatihan ini, para guru akan menjadipendidik yang istimewa. Akan memberikan pendidikan yang berkarakter kepada anakdidiknya, menjadikan anak didik sebagai hamba Allah yang mulia dan dihargai,menanamkan disiplin, serta cinta kepada Tuhan dan makhluk ciptaanNya.

"Sayabangga kepada ibu-ibu yang hadir, mudah-mudahan dapat memberikan kontribusi danmanfaat untuk anak-anak kita di Kaltara," ujarnya.

Dalampaparannya, pelopor Yayasan IHF Ratna Megawangi mengatakan, hingga saat inikonsep dan teori pendidikan karakter yang ditanamkan di jenjang TK dan PAUDbelum sepenuhnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Pelatihanini memang tujuannya untuk mengubah mindset para guru, agar menjadi guruistimewa dengan melakukan pendekatan terhadap murid dengan cara berbeda.Bagaimana menjadi guru yang penuh kasih sayang dalam mendidik anak-anak,ujarnya.

Dihadapan 800 peserta pelatihan, Ratna menyampaikan bahwa permasalahan pendidikankarakter bagi Indonesia terletak pada penerapan kehidupan sehari-hari.

"Kitamengetahui pendidikan karakter, tetapi belum sampai pada tataran perilaku.Mudah-mudahan selama tiga hari ini para guru mendapatkan jawabannya, kenapakita sudah tahu ajaran pendidikan karakter tapi masih sulit untukmenerapkannya. Bahkan para guru disini dapat belajar untuk bisa menerapkan ilmupendidikan karakter yang sudah diketahui tersebut," jelas istri MenteriAgraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil ini.

Sebab,peningkatan kualiatas guru sangat diperlukan untuk memaksimalkan prosespendidikan karakter anak sejak dini. "Guru yang penuh cinta, berkomunikasidengan positif, kreatif dan menyenangkan akan sangat efektif dalam menanamkankarakter. Guru seperti inilah yang akan dikembangkan melalui pelatihanini," tambahnya.

Pendidikankarakter, lanjutnya, sangat penting ditanamkan sejak dini agar bangsa Indonesiamemiliki etos kerja yang tinggi, tanggung jawab, disiplin dan karakter unggullainnya.

"Anak-anakPAUD adalah masa usia keemasan. Untuk itu, guru sebagai agen perubahan, harusmenjiwai karakter unggul yang akan ditanamkan secara holistik kepada anakdidiknya secara teladan," terangnya.

Sementaraitu, Bunda PAUD Kaltara Rita Ratina Irianto, menyambut baik terlaksananyapelatihan akbar untuk yang ke-4 kalinya di Kaltara. Sebelumnya, Bulungan,Malinau, Nunukan terlebih dulu terselenggaranya pelatihan akbar bagi guru PAUD.

Harapannya,para guru TK/PAUD di Kaltara kualitasnya semakin meningkat sehingga dapatmenanamkan pendidikan yang berkarakter bagi anak di Kaltara, dan mewujudkan SDMyang berkualitas.

"Karena,pendidikan itu menjadi satu kunci untuk melahirkan para generasi bangsa yangbaik dan cerdas. Jadi, peran guru sangat penting demi menentukan masa depananak-anak bangsa yang berkarakter," ujarnya.

Ritamengapresiasi kegiatan tersebut dan menyampaikan penghargaannya kepada timOASE-KK, PKK dan IHF yang telah menyelenggarakan pelatihan tersebut.

"Terima kasih kepada tim penyelenggara.Semoga pelatihan ini menghasilkan nilai yang positif dan para guru dapatmenanamkan pendidikan yang berkualitas di Provinsi Kaltara," tuntasnya.



Pewarta :
Editor: Firsta Susan Ferdiany
COPYRIGHT © ANTARA 2026