Inflasi Kaltara dominan dipengaruhi transportasi

id Inflasi, ekonomi, kaltara

Inflasi Kaltara dominan dipengaruhi transportasi

Ilustrasi - Pedagang telur di Tanjung Selor menata dagangan belum lama ini. (Muh. Arfan)

Tanjung Selor (ANTARA) - Harga barang/jasa Kaltara (gabungan Kota Tarakan dan Kota Tanjung Selor) Mei 2023 mengalami inflasi tahunan sebesar 3,07 persen dengan deflasi bulanan (mtm) sebesar -0,15 persen.

"Inflasi tahunan (yoy) gabungan di dua daerah utama Kaltara, yakni Kota Tarakan dan Kota Tanjung Selor dipengaruhi oleh kelompok transportasi sebesar 14,00 persen," Kepala BPS Kaltara Mas'ud Rifai di Tanjung Selor, Senin.

Selanjutnya, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 5,32 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,56 persen.


Kota Tanjung Selor mengalami inflasi (yoy) sebesar 4,51 persen dengan inflasi bulanan sebesar 0,03 persen, kata Kepala BPS Kaltara Mas'ud Rifai.

Adapun Kota Tarakan mengalami inflasi (yoy) sebesar 2,71 persen dengan deflasi bulanan sebesar -0,20 persen.

Adapun kelompok penyedia makanan dan minuman/restoran sebesar 2,02 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,30 persen, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,06 persen, kelompok pendidikan sebesar 0,63 persen

Selanjutnya, kelompok kesehatan sebesar 0,59 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,58 persen, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,26 persen dan kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,04 persen.

Mas'ud menerangkan, dari 90 kota pantauan indeks harga konsumen (IHK) nasional Mei 2023, inflasi tahunan tertinggi adalah Kota Timika sebesar 6,04 persen, Kota Kotabaru sebesar 6,04 persen dan Kota Kotamobagu sebesar 5,95 persen.

Sedangkan kota dengan inflasi terendah adalah Kota Pangkalpinang sebesar 1,93 persen, Kota Mamuju sebesar 2,27 persen, dan Kota Tanjung Pinang sebesar 2,30 persen.

Sementara itu kondisi kota-kota lain yang berada di Pulau Kalimantan di luar Kota Tarakan dan Kota Tanjung Selor, inflasi tertinggi terdapat pada Kotabaru sebesar 6,04 persen, kota Banjarmasin sebesar 4,69 persen, kota Palangkaraya sebesar 4,53 persen.

Selanjutnya, kota Balikpapan sebesar 4,34 persen, kota Pontianak sebesar 4,11 persen, kota Samarinda sebesar 3,85 persen, kota Singkawang sebesar 3,85 persen, kota Tanjung sebesar 3,64 persen, kota Sampit sebesar 3,60 persen, dan kota Sintang sebesar 2,59 persen.