Logo Header Antaranews Kaltara

Pemprov Kaltara Tekankan Pentingnya Pendidikan Menjaga Tunas Bangsa

Rabu, 20 Mei 2026 16:48 WIB
Image Print
Pemprov Kaltara menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2026 di lapangan Agathis, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara, Rabu (20/5/2026). (ANTARA/Agus Salam)

Tanjung Selor (ANTARA) - Peringatan Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2026 menjadi momen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menekankan pentingnya pendidikan untuk menjaga tunas bangsa.

Penekanan itu disampaikan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto usai memimpin upacara peringatan Harkitnas di lapangan Agathis, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu pagi.

“Terkait tema Harkitnas 2026, Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara, kita harus menyiapkan putra-putri terbaik Kaltara melalui pendidikan,” ujarnya.

Sebab, kata Denny, salah satu yang disinggung Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Viada Hafid adanya program strategi nasional dari Presiden RI Prabowo Subianto terkait dengan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda.

“Kalau Sekolah Rakyat kita di Kota Tarakan sudah mulai dan insya Allah nanti di Kabupaten Bulungan juga ada,” katanya.

Untuk Sekolah Garuda di Kaltara, kata Sekprov Denny, saat ini sedang proses pembangunan dan terus dikebut agar selesai tepat waktu. Walaupun proses pembangunan Sekolah Garuda langsung dari pemerintah pusat, dan Pemprov Kaltara terus memberikan dukungan.

“Gedungnya dalam proses pembangunan. Mereka mengejar target untuk segera bisa ada aktivitas di sana. Kita juga siapkan cadangan di SMA 1 Tanjung Selor. Tapi insya Allah semua bisa berjalan sesuai dengan rencana,” tuturnya.

Sekprov Kaltara bersyukur karena Sekolah Garuda di Kaltara yang berlokasi tepat di samping Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Jalan Ahmad Yani (Poros Bulungan-Malinau) ini sudah menerima peserta didik pada tahun ajaran 2026 dan ada 12 orang yang berasal dari Kaltara.

“Alhamdulillah saya melihat hasil dari pengumuman seleksi untuk penerimaan siswa-siswi Sekolah Garuda tahun ajaran 2026 ini, dari 80 yang diterima, ada 12 anak dari Kaltara lolos untuk masuk sekolah di Sekolah Garuda,” ucapnya.

Denny menekankan soal menjaga tunas bangsa di Kaltara melalui pendidikan, tak hanya adanya Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, tapi sekolah-sekolah lainnya pun menjadi perhatian bersama untuk mencetak generasi penerus bangsa.

“Artinya semua di mana pun dan kapan pun menempuh pendidikan itu penting untuk bekal nanti menjadi generasi terbaik untuk membangun Kaltara selanjutnya,” pungkasnya.
Baca juga: Anggota DPD RI Terenyuh Melihat Anak-Anak Sekolah Rakyat di Tarakan
Baca juga: Kemensos Mulai Simulasi Kebijakan WFH Kecuali Sekolah Rakyat



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026