
Anak-Anak Kabupaten Malinau Diajarkan Percaya Diri Sejak Dini

Malinau (ANTARA) - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Malinau, Maylenty Wempi mengatakan anak-anak di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) diajarkan dan dilatih untuk percaya diri sejak dini.
“Akhir Mei kemarin kami melaksanakan rangkaian Hari Pendidikan Nasional dengan menggelar Education Festival (Edufest) 2026 yang menjadi salah satu upaya kita melatih kepercayaan diri anak-anak Malinau tampil di depan umum,” ujarnya di Malinau, Senin.
Adapun bentuk melatih mental, kepercayaan diri dan disiplin anak, yaitu dengan menggelar lomba peragaan busana tema pahlawan, spelling bee, story telling dan mewarnai di Edufest 2026.
“Ada 210 peserta (taman kanak-kanak hingga SMA) dari berbagai kecamatan di Malinau menunjukkan kemampuan, bakat, dan kreativitas mereka melalui berbagai cabang perlombaan yang diselenggarakan,” katanya.
Dengan antusias dan banyaknya jumlah peserta tersebut, kata Maylenty Wempi, menunjukkan tingginya semangat belajar serta keberanian anak-anak Malinau untuk tampil dan mengembangkan potensi diri.
Karena itu ia menegaskan, Edufest menjadi salah satu dari kegiatan lainnya yang sudah dan terus dilaksanakan untuk mengasah bakat, kepercayaan diri serta disiplin anak Kabupaten Malinau sejak dini ini, bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga ruang belajar, kreativitas dan pertumbuhan karakter bagi generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar tentang kepercayaan diri, disiplin, kerja keras, sportivitas, dan semangat untuk terus berkembang," ujarnya.
Dari semua itu, tentu kata istri dari Bupati Malinau, Wempi W Mawa ini, literasi menjadi hal utama anak bisa tampil percaya diri dan disiplin.
Untuk itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, para orang tua dan masyarakat agar terus menumbuhkan kecintaan terhadap membaca, menulis, belajar, dan mencari pengetahuan.
“Literasi merupakan kunci untuk membuka wawasan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Maylenty pun yakin dengan seringnya diadakan kegiatan di depan umum, anak-anak akan termotivasi dan tidak takut belajar dan mencoba hal-hal baru, termasuk menggunakan bahasa asing.
"Berani adalah langkah pertama, bisa adalah hasil dari belajar, biasa adalah hasil dari latihan yang berulang, dan sukses adalah hasil dari ketekunan yang tidak pernah berhenti," katanya.
Ketua Panitia Edufest 2026, Ling Chen Ni mengatakan, Edufest diselenggarakan sebagai wadah untuk memfasilitasi bakat dan minat anak-anak di Kabupaten Malinau.
Ratusan peserta yang ikut, kata dia, tidak hanya dari daerah perkotaan, tapi juga dari kecamatan-kecamatan yang jauh dari ibu kota Kabupaten Malinau.
“Edufest 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Ikatan Keluarga Baca Malinau (IKBM), Pemerintah Kabupaten Malinau, serta sejumlah pihak swasta yang turut memberikan dukungan,” ujarnya.
Dengan mengusung semangat literasi, kreativitas, dan pengembangan karakter, diyakini Edufest 2026 menjadi momentum melahirkan generasi muda Malinau yang cerdas, percaya diri, berprestasi, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Baca juga: Masjid Wasiatul Islam Malinau Terima Hewan Kurban dari Presiden RI
Baca juga: Sejalan Tingkatkan Ekonomi Lokal, Disperindag Malinau Dukung KDMP
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
