Tarakan (ANTARA) - Ketua Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kalimantan Utara (Kaltara), Norhayati Andris bersama anggota memberikan bantuan kepada warga yang terdampak COVID-19, namun belum tersentuh bantuan sosial (bansos) 

"Saya sebagai Ketua Persatuan Wanita Kristen Indonesia dan juga sebagai ketua DPRD Provinsi Kaltara, tidak henti - hentinya berjalan membawa bantuan ke warga yang belum tersentuh bansos oleh pemerintah," kata Norhayati di Tarakan, Jumat.

Dia jelaskan bahwa intinya keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, dengan adanya pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia bahkan di Kaltara.

Mereka menyisir warga yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), yang sakit, yang rumahnya tidak terjangkau di atas gunung dan di lembah - lembah dengan membawakan bantuan sembako.

"Kami lakukan ini sebagai misi kemanusiaan, dengan mengajak Organisasi mahasiswa GMKI Kota tarakan, DPC PWKI kota Tarakan," kata Norhayati.

Selain itu, dalam menjalankan misi kemanusiaan ini mereka dipantau langsung oleh Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Kaltara, Brigjen TNI Purwito Hadi Whardono yang ikut langsung ke  rumah warga yang keluar masuk gang.

Dia mengungkapkan bahwa warga terlihat suka cita dan bersyukur serta haru saat rombongan mereka datang dengan memberikan paket sembako yang saat ini saat dibutuhkan warga.

"Bahkan saat kami berkunjung  ada tiga  warga yang merasakan haru sampai menangis melihat kehadiran kami dan rombongan," katanya.

Hal tersebut membuat Norhayati dan rombongan bersemangatv
terus berjalan menyusuri lorong, gang sempit, sambil membawa pesan kepada warga untuk bersabar dan jangan panik.  Dengan mengikuti protokol kesehatan, sering cuci tangan, hindari keluar rumah jika tidak ada yang benar - benar penting.

Dia harapkan kehadiranya bersama rombongan bertemu warga semoga bermanfaat dengan apa yang bisa dibagi.

"Kegiatan ini akan kami lakukan terus smpai keadaan sudah normal.  Doa dan harapan kami dan kita semua semoga wabah COVID-19 cepat berlalu dan cepat pulih ekonomi nasional, rakyat bisa bebas bekerja dan saling bersilaturahmi kembali," kata Norhayati.
Baca juga: Kapolri: polres cari warga belum dapat bansos
Baca juga: Daerah diminta benar-benar sisir warga penerima bansos tunai
 

Pewarta : Redaksi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2024