Tanjung Selor (ANTARA) - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Tamara Moriska mengharapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara gencar melakukan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2026/2027, sebab ada perubahan dari tahun sebelumnya.

“Tahun ini ada beberapa perubahan bukan cuman sistem zonasi saja, tapi ada TKA (tes kemampuan akademik), lalu pertimbangan prestasi dan sebagainya. Dan sekarang ini sudah memasuki tahap sosialisasi jadi kami harap itu gencar di lakukan di lima kabupaten/kota,” ujarnya melalui pesan singkat, Rabu.

Dikatakan, SPMB merupakan sistem baru menggantikan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ini bertujuan menghadirkan proses seleksi yang lebih terbuka dan merata, di mana pengembangannya berfokus pada tiga pilar utama, yaitu digitalisasi dan efisiensi, akuntabilitas, serta inklusifitas.

“Kami juga apresiasi aplikasi terobosan pemerintah. Semoga dengan adanya aplikasi tersebut bisa memudahkan calon pengguna,” katanya.

Ia menekankan agar kendala-kendala yang terjadi di tahun 2025 seperti server down untuk diantisipasi. Ia bersyukur Pemprov Kaltara dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara juga akan menggelar simulasi untuk mengantisipasi terjadinya kendala.

“Overall sudah bagus. Semoga saja nanti pada saat implementasi sesuai dengan yang diharapkan,” ucapnya.

Sekali lagi ia berharap sosialisasi SPMB tahun pelajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Luar Biasa (SLB) ini dilaksanakan ke seluruh Kaltara sesuai dengan kewenangan Disdikbud Kaltara.
Baca juga: Tim Terpadu Dibentuk Awasi Distribusi BBM di Kaltara
Baca juga: DPRD Kaltara RDP Antisipasi Antrean Berlebih di SPBU