Tarakan (ANTARA) - Kunjungan lapangan dan rapat dengar pendapat (RDP) yang dilakukan Komisi III DPRD Kota Tarakan di kawasan Bandara Juwata mendapat sambutan positif dari pihak Koperasi Pegawai Negeri Avia Jasa, Senin (25/5).
Kegiatan tersebut membahas pelayanan transportasi bandara, termasuk evaluasi tarif dan penataan layanan taksi bagi masyarakat maupun penumpang yang datang ke Kota Tarakan.
Ketua Koperasi Pegawai Negeri Avia Jasa Bandara Juwata Tarakan, Ari Saptianur, mengatakan pihaknya mengapresiasi perhatian DPRD terhadap layanan transportasi di area bandara.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melakukan pembenahan pelayanan agar lebih tertata dan profesional.
“Harapan kami dengan adanya kunjungan ini, layanan bisa lebih tertata rapi dan pelayanan kepada masyarakat juga lebih maksimal,” ujarnya.
Ari menjelaskan, pihak koperasi juga tengah melakukan koordinasi teknis bersama Dinas Perhubungan dan bagian ekonomi terkait usulan penyesuaian tarif taksi bandara yang saat ini masih dalam tahap pembahasan.
Ia menyebut tarif yang berlaku sekarang terakhir ditetapkan pada 2016, sementara sejumlah komponen biaya operasional kendaraan telah mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, seluruh usulan penyesuaian tarif dipastikan tetap melalui mekanisme pembahasan dan kajian bersama instansi terkait sebelum nantinya ditetapkan secara resmi.
Selain itu, Ari memastikan pihak koperasi telah melakukan evaluasi internal terkait adanya laporan dugaan penarikan tarif di luar ketentuan resmi.
Ia menegaskan kejadian tersebut merupakan tindakan oknum dan sudah ditindaklanjuti oleh manajemen koperasi.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, menegaskan evaluasi dilakukan agar pelayanan transportasi di Bandara Juwata semakin tertata dan tidak menimbulkan keluhan dari masyarakat.
Menurut Randy, DPRD mendukung peningkatan kualitas layanan transportasi bandara, namun seluruh mekanisme, termasuk usulan penyesuaian tarif, harus dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan yang berlaku.
“Kami ingin pelayanan di bandara ini lebih baik dan masyarakat merasa nyaman. Kalau memang ada usulan penyesuaian tarif, tentu harus dikaji bersama dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” katanya.
Ia juga meminta pengawasan internal terhadap petugas di lapangan diperketat agar kejadian penarikan tarif di luar ketentuan tidak kembali terulang.
DPRD berharap sinergi antara koperasi, pemerintah daerah dan instansi terkait dapat terus berjalan sehingga pelayanan transportasi di Bandara Juwata Tarakan semakin profesional, aman dan transparan bagi masyarakat.
Baca juga: DPRD Tarakan Bahas Penyesuaian Tarif Taksi Bandara
Baca juga: DPRD Tarakan Bedah Transparansi dan Tata Kelola Koperasi Merah Putih