Logo Header Antaranews Kaltara

Kaltara Miliki Potensi Pariwisata yang Komplit

Jumat, 10 Maret 2017 08:29 WIB
Image Print
RAKOR : Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Sanusi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pariwisata di Kabupaten Malinau, Rabu (8/3). (dok humas)

Malinau(Antara News Kaltara) - Mewakili Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie, AsistenBidang Pemerintahan Kaltara Sanusi membuka secara resmi Rapat Koordinasi(Rakor) Pariwisata Provinsi Kaltara yang dihelatdi Gedung Laga Pratu Kabupaten Malinau, Rabu (8/3).

Rakor ini bertema Terciptanya Wisata Unggulan yang Menjadi Sasaran Pencinta Wisata Luar Dan DalamNegeri. Karena itu, Sanusi berharap agar dapat mengukuhkan komitmen untuk dapat mengembangkanObyek Dan Daya Tarik Wisata (ODTW) di Kaltara.

Maka itu kami berharap semoga forum ini dapatdijadikan media untuk menyamakanpersepsi dan langkah-langkah kita kedepan dalam membangun dan menjelajahberbagai potensi destinasi wisata yang ada di Kaltara ini, harap Sanusi.

Sanusimenyatakan potensisumberdaya alam yang dimiliki oleh Kaltara tidaklahsedikit, bahkan dapat dikatakan Kaltara memiliki potensipariwisata yang komplit. Seperti wisata sejarah di Tarakan dan Kabupaten Bulungan, dan wisata kuliner dengan hasil lautseperti ikan, kepiting, kapah dan lainnya.

Kekayaan alam lainnyapunmasih ada di Kaltara, sebut sajaminyak, batubara, gas bahkan air, dan terkait objek wisata lainya. Walau masih sangat mentah danbahkan hampir belum terjamah, Kaltara memiliki ragam air terjun, gunung, hutankonservasi beserta fauna unik khas Kalimantan. Jika kita tidak mampu mengembangkan dan mengelolakekayaan tersebut daerah ini merupakan hal yangmasih minim kita miliki, namun kita patut bersyukur kini kita telah memiliki Dinas Pariwisata Kaltara yang tentunya akan dapatmengakomodir upaya-upaya pengembangan ODTW di Kaltara, ungkap Sanusi.

Disamping itu Sanusi menjelaskan mengenaiobjek yang akan dijadikan lokasi destinasi wisata hendaknya dilihat dari beragam aspek, seperti aspek ekonomi, aspekgeografis dan lain-lain. Jikalolos verifikasi, ke depan untukpembangunannya akan ditetapkan berapaporsi yang menjadi tanggung jawab pemprov dan berapa porsi yang menjaditanggung jawab kabupaten/kota, sehingga terdapat bentuk tanggung jawab atasupaya pengembangan yang berkesinambungan.

Tanggungjawab ini merupakan agar dapat memajukan pariwisata,karena ini merupakan hal yang menjadiperhatian bersama sebagai Provinsi yang belum genap 4 tahunterbentuk, tentu masih banyak hal yang harus kita kerjakan dan bahkan ini harus berlari demi mengejar ketertinggalan dari segi pengelolaan Sumber DayaAlam (SDA) maupun Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah kita,jelasSanusi.

Sanusi juga mengatakan melaluirakor ini selain memberikan pemahaman secara komprehensif mengenai strategidalam sinkronisasi program, juga dapat menghasilkan suatu rumusan kerja dankomitmen untuk lebih membuat masyarakat sadar dalam mengembangkan ODTWdi Kaltara.

Semoga inidapat menghasilkan rumusan kebijakan ataupun program kerja yang dapat memajukanpariwsata di Kaltara. Jangan sampai pemerintah sudah melakukan upaya keras dalammeningkatkan ODTW yang ada namunjustru tidak ditunjang dengan pemahaman komprehensif dari masyarakat dan rekan rekan pengelola jasa pariwisata di Kaltara, ungkap Sanusi.



Pewarta :
Editor: Firsta Susan Ferdiany
COPYRIGHT © ANTARA 2026