Lantamal XIII Menambah Ruang Isolasi Pasien COVID-19 di Tarakan

id Covid

Lantamal XIII Menambah Ruang Isolasi Pasien COVID-19 di Tarakan

Kadiskes Lantamal XIII  Letkol Laut (K) Moh Muktadir, A.Md., S.K.M., M.H. ANTARA/Susylo Asmalyah.

Tarakan (ANTARA) - Pangkalan Utara TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIII Tarakan saat ini mempersiapkan tambahan ruang isolasi untuk pasien COVID-19 di Tarakan, Kalimantan Utara.

"Sebetulnya ruang isolasi kita sudah punya, hanya untuk mengantisipasi dampak yang terjadi saat ini. RSUD Tarakan dan RSU Angkatan Laut sudah memiliki ruang isolasi tapi sudah penuh," kata Kadiskes Lantamal XIII Letkol Laut (K) Moh Muktadir, A.Md., S.K.M., M.H saat pelaksanaan serbuan vaksin COVID-19 massal yang gelar TNI di Makodim 0907/Tarakan, Minggu.

Ruang isolasi tambahan, dibuat standar sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan. Ruang isolasi tambahan ini selain untuk, keluarga prajurit TNI juga untuk masyarakat.

Dia mengatakan ruang isolasi tambahan yang terletak di Jalan Panglima Batur, Tarakan ini digunakan untuk pasien COVID-19 tersedia sekitar 30 sampai 40 tempat tidur.

"Kita sudah siapkan tabung oksigen dan kita sedang mencari ke para distributor oksigen. Saat ini ada 15 tabung oksigen dan kita mencari lagi termasuk regulator dan selang infus," kata Muktadir.

Sedangkan untuk obat - obatan, pihak Lantamal XIII juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Tarakan yang mendukung dalam penyediaan obat.

Selain itu, Diskes Lantamal juga akan menambah tenaga kesehatan mengalami kekurangan. Rencana ada tambah sebanyak 15 nakes.

"Kalau untuk menyikapi isolasi ini, kita juga persiapkan dengan kekurangan ini. Untuk ketersediaan isolasi mandiri kita juga mempersiapkan tambahan tenaga kerja non medis dengan melatih prajurit non kesehatan," kata Muktadir.

Para prajurit non kesehatan tersebut dilatih dalam melakukan perawatan dasar dari kesehatan itu. Untuk membantu tenaga kesehatan dalam mengantisipasi lonjakan.
Baca juga: Tokoh Masyarakat Sebatik Bagikan Sembako Untuk Warga Perbatasan Jalani Isolasi
Pewarta :
Editor : Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar