Kabut asap di Kaltara kepadatannya berkurang
Senin, 16 September 2019 19:04 WIB
Kondisi cuaca di Bulungan pada hari Senin (16/09/2019) masih diselimuti kabut asap. ANTARA/Datu Iskandar Zulkarnaen
Tarakan (ANTARA) - Prakirawan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), William Sinaga mengatakan saat ini kepadatan kabut sudah mengalami pengurangan.
"Cuaca hari ini, kabutnya sudah mulai berkurang dari jarak pandang hanya sekilo, sekarang sudah menjadi empat kilometer," kata William di Tarakan, Senin.
Menurutnya penerbangan sudah berjalan seperti biasa, meski belum 100 persen normal cuma untuk saat ini sudah lebih baik dari sebelumnya.
Dia menjelaskan jika beberapa hari kemudian beberapa wilayah di Kaltara memiliki potensi diguyur hujan dalam intensitas kecil hingga besar.
Diharapkan dengan turunnya hujan dapat membantu untuk menghilangkan kabut yang menganggu aktivitas masyarakat
"Kita berharap semoga daratan Kaltara diguyur hujan agar kabutnya bisa menghilang. Untuk besok lusa tanggal 18 September itu ada potensi hujan kecil hingga sedang," kata William.
Sedangkan titik panas (hotspot) ada di Bulungan tepatnya Tanjung Palas Timur dan Tanjung Palas sebanyak 25 dan di Malinau sebanyak satu hot spot.
Baca juga: Instruksi Gerak Cepat Penanganan Kabut Asap
Baca juga: Dinkes Tarakan berusaha menekan angka penderita ISPA saat kabut asap
"Cuaca hari ini, kabutnya sudah mulai berkurang dari jarak pandang hanya sekilo, sekarang sudah menjadi empat kilometer," kata William di Tarakan, Senin.
Menurutnya penerbangan sudah berjalan seperti biasa, meski belum 100 persen normal cuma untuk saat ini sudah lebih baik dari sebelumnya.
Dia menjelaskan jika beberapa hari kemudian beberapa wilayah di Kaltara memiliki potensi diguyur hujan dalam intensitas kecil hingga besar.
Diharapkan dengan turunnya hujan dapat membantu untuk menghilangkan kabut yang menganggu aktivitas masyarakat
"Kita berharap semoga daratan Kaltara diguyur hujan agar kabutnya bisa menghilang. Untuk besok lusa tanggal 18 September itu ada potensi hujan kecil hingga sedang," kata William.
Sedangkan titik panas (hotspot) ada di Bulungan tepatnya Tanjung Palas Timur dan Tanjung Palas sebanyak 25 dan di Malinau sebanyak satu hot spot.
Baca juga: Instruksi Gerak Cepat Penanganan Kabut Asap
Baca juga: Dinkes Tarakan berusaha menekan angka penderita ISPA saat kabut asap
Pewarta : Susylo Asmalyah
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aplikasi ASAP Polri Akan Dibawa Menteri LHK Menjadi Percontohan di Tingkat Dunia
15 September 2021 15:54 WIB, 2021
Percepat Penanggulangan Karhutla, Kapolri Launching ASAP Digital Nasional
15 September 2021 13:52 WIB, 2021
Terpopuler - Lingkungan Hidup
Lihat Juga
M4CR Perkuat Sinergi Pemerintah dan Desa dalam Konsolidasi DMPM di Kaltara
24 December 2025 8:10 WIB
Pemkab Bulungan dan WRI Indonesia Tindaklanjuti Kerjasama Program Lingkungan dan Pertanian Berkelanjutan
24 October 2025 11:28 WIB
Delegasi Sri Lanka ke Kaltara Mempelajari Upaya Rehabilitasi Ekosistem Mangrove
27 August 2025 18:46 WIB
KKN-PPM UGM bersama Pertamina EP Tarakan dan Lantamal XIII Tanam 1000 Mangrove
04 July 2025 17:58 WIB