Tanjung Selor (ANTARA) - Setelah sekitar satu bulan warga Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara menghirup polusi  kabut asap akibat amukan kebakaran hutan dan lahan, pada Minggu (22/9) langit tampak biru menandakan udara untuk sementara mulai normal. Langit Kaltara sementara kembali biru (ANTARA/Iskandar Zulkarnaen)
Dilaporkan di Tanjung Selor, Minggu mulai pulihnya udara tersebut diperkirakan karena terjadi hujan Kamis petang (19/9).

Sekitar 16.45 Wita, Kamis (19/9) hujan membasahi rumput-rumput kering dan menghalau kabut asap di Kota Tanjung Selor.

Hujan memang tidak deras tapi cukup membasahi tanah yang kerontang akibat kemarau yang berlangsung hampir satu bulan di Kaltara.

Terkait bencana kabut asap, warga Bulungan ba'da Jumat (20/9) dipimpin Imam Masjid Sultan Kasimuddin, yakni Uztad Suyudi melakukan Salat Istisqa (meminta hujan).

Berdasarkan surat permintaan dari Kepala  Departeman Agama Bulungan Hamzah maka akan dilakukan lagi Salat Istisqa dengan Jamaah lebih banyak baik di Tanjung Palas maupun di Tanjung Selor, besok Senin (23/9).

"Salat Istisqa, khusus wilayah Kota Tanjung Selor, kita pusatkan di Lapangan Sepakbola Jenderal A. Yani mulai 08.00 Wita. Semoga doa kita didengar dan Karhutla berlalu," ujar Hamzah.

Kabut asap sempat menyebabkan semua penerbangan ke Kaltara dari Samarinda dan Balikpapan dihentikan pekan lalu, termasuk kloter terakhir rombongan haji asal Kaltara sehingga harus menggunakan transportasi darat sekitar 20 jam.

Baca juga: Hujan halau kabut asap Bulungan
Baca juga: Kabut asap - Jamaah haji Bulungan via darat Langit Kaltara sementara kembali biru (ANTARA/Iskandar Zulkarnaen)
 

Pewarta : Redaksi
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2024