Logo Header Antaranews Kaltara

Arus Mudik 2026, Polda Kaltara Perketat Pengawasan di Perbatasan

Selasa, 17 Maret 2026 16:14 WIB
Image Print
Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy bersama instansi terkait usai meninjau Pos Terpadu Operasi Ketupat Kayan 2026 di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, Bulungan, Senin. (ANTARA/Agus Salam)

Tanjung Selor (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara memperketat pengawasan di pos-pos perbatasan guna mengantisipasi pemudik menggunakan jalur ilegal dan penyelundupan barang terlarang dalam momen mudik Lebaran 2026.

Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengatakan bahwa pihaknya selama ini sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian Malaysia yang ada di Sabah.

“Nanti kita akan koordinasikan, karena selama ini kita juga sudah berkoordinasi dan bekerja sama dengan kepolisian yang ada di Sabah, Malaysia,” ujarnya di Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor, Bulungan, Senin.

Polda Kaltara mendirikan 44 pos pelayanan, pengaman dan terpadu Operasi Ketupat Kayan 2026 untuk pengamanan arus mudik maupun balik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

“Tadinya kan tidak sampai 44 pos, makanya kita bangun beberapa pos tambahan supaya ini lebih memperkuat, mempertebal lokasi-lokasi khususnya di tempat-tempat penyeberangan atau pelabuhan, khususnya di wilayah perbatasan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, kata Djati, hasil pemantauan langsung dirinya beserta jajaran, khususnya di Kabupaten Nunukan, Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan berjalan aman dan lancar.

“Alhamdulillah dari hasil kunjungan kami di beberapa pos, di Nunukan, Tarakan, termasuk di Bulungan, semuanya masih berjalan dengan aman dan lancar,” bebernya.

Ia menegaskan, pengawasan jalur mudik di kawasan perbatasan menjadi prioritas Polda Kaltara.

Djati mengatakan Polda Kaltara secara intens melakukan proses pemeriksaan terhadap barang bawaan pemudik menggunakan X-Ray yang ada di pelabuhan Nunukan dan Tarakan.

Dia mengatakan beberapa hari lalu, ada beberapa warga yang ditemukan membawa narkoba dan juga ada membawa senjata tajam. Terkait penemuan itu, dilaksanakan pemeriksaan dan dilakukan pendalaman.

“Mereka akan mudik ke Tarakan dititipi barang. Kemudian melalui proses pemeriksaan X-Ray yang ada di Tarakan kita temukan barang di dalam tas penumpang," kata Kapolda.

Pada saat itu tasnya ditinggalkan di satu tempat, namun dengan hasil penyelidikan kami secara mendalam kita temukan pemiliknya yang sudah berada di hotel, katanya.
Baca juga: Kapolda Kaltara Pastikan Keamanan Mudik di Bandara Juwata Tarakan



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026