Corona di Kaltim masih mengkhawatirkan, 111 kasus positif kemarin

id Corona kaltim

Corona di Kaltim masih mengkhawatirkan, 111 kasus positif kemarin

Positif COVID-19 Kaltim bertambah 111 kasus

Samarinda (ANTARA) - Kasus COVID-19 di Provinsi Kalimantan Timur masih menunjukkan angka kenaikan yang tinggi dan bersadasarkan rilis harian satuan tugas COVID-19 wilayah setempat terjadi penambahan sebanyak 111 kasus terkonfirmasi positif pada Sabtu.

Juru bicara Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak di Samarinda menyampaikan akumulasi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah itu sudah mencapai 6.716 kasus.

Baca juga:Ada tambahan 74, positif COVID-19 di DIY naik jadi 2.111 kasus

"Tingkat penularan kasus sudah sangat masif dengan pergerakan kenaikan kasus sangat tinggi, kondisi seperti ini perlu upaya serius semua pihak, khususnya kesadaran masyarakat akan menaati protokol kesehatan," kata Andi Muhammad Ishak.

Andi membeberkan tambahan kasus positif baru tersebar di Samarinda 39 kasus, Balikpapan 36 kasus, Berau 14 kasus, Paser 10 kasus, Bontang 7 kasus, serta Kutai Timur 5 kasus.

Baca juga:Tambah 175 orang, positif COVID-19 Aceh naik jadi 3.526 kasus

"Potensi bertambahnya kasus masih cukup besar karena masih ada 951 kasus yang menunggu hasil swab," jelasnya.

Untuk kasus meninggal dilaporkan terjadi penambahan sebanyak 3 kasus yang ketiganya terjadi di Kota Samarinda yakni pasien dengan kode SMD1.158, SMD 1.628 dan SMD1.759.

Baca juga:Klaster industri picu tingginya kasus COVID-19 di Karawang, sebut GTPP

Sedangkan pasien sembuh juga dilaporkan terjadi penambahan sebanyak 91 kasus dengan rincian Balikpapan 32 kasus, Samarinda 22 kasus, Bontang 20 kasus, Kutai Timur 12 kasus, Paser 4 kasus dan Berau 1 kasus.

Dengan demikian ditegaskan Andi Muhammad Ishak total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah Kaltim berjumlah 6.716 kasus yang rinciannya, 4.393 kasus dinyatakan sembuh, 2.058 kasus masih menjalani perawatan dan 265 kasus dilaporkan meninggal dunia.
Pewarta: Arumanto
Editor: Heru Dwi Suryatmojo

Pewarta :
Editor : Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar