Tarakan (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kota Tarakan mulai melakukan distribusi logistik untuk Pemilihan Gubernur Kalimantan Utara pada hari Rabu (9/12).

"Hari ini proses pendistribusian logistik sebanyak 426 kotak suara beserta biliknya," kata Ketua KPU Kota Tarakan, Nasruddin di Tarakan, Selasa.

Kota suara yang didistribusikan tersebut berisi berisikan surat suara, formulir, tinta dan perlengkapan lainnya.

Bilik disiapkan untuk masing - masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) ada empat bilik. Tiga untuk di dalam TPS sedangkan satu bilik lagi disiapkan jika ada pemilih yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat Celcius.

"Sesuai mekanisme pilkada di masa pandemi bila memasuki area TPS akan diperiksa suhu tubuhnya.  Jika suhu tubuh dibatas 37,3 derajat, maka tidak diperkenankan masuk TPS," kata Nasruddin.

Selain itu, penyemprotan di TPS saat pemilihan akan dilakukan secara berkala. Penyemprotan akan dilakukan oleh petugas dari    Perlindungan Masyarakat (Linmas).

Pendistribusian logistik didahulukan untuk wilayah yang jauh seperti di Kecamatan Tarakan Utara di Kelurahan Juata Laut, Juata Permai dan Juata Kerikil.  Sedangkan untuk Kecamatan Tarakan Barat diutamakan Kelurahan Karang Harapan.

Sedang daerah Pulau Sadau yang letaknya di luar Pulau Tarakan  menyeberang laut ada perlakuan khusus keamananya dan dilapisi logistik dengan plastik kemudian dikasih pelampung.

"Pulau Sadau ada satu RT dengan satu TPS, jumlah pemilihnya sekitar 70-an orang," katanya

Semua logistik ditaruh masing - masing kelurahan dan didistribusikan ke TPS menjelang pagi.  Jarak antara TPS dengan kelurahan di Tarakan tidak ada yang jauh.  Kecuali Pulau Sadau.

TPS mulai buka jam 07.00 sampai jam 13.00 Wita.  Sedangkan pemilih menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) melakukan pemungutan suara pada pukul 12.00 Wita.

Dalam pendistribusian logistik dari gudang KPU Tarakan di kawasan Gunung Lingkas menggunakan truk dengan pengawalan polisi bersenjata lengkap.

Pada pilgub ini ada tiga pasangan Cagub - Cawagub Kaltara nomor urut satu yakni H. Udin Hiangio - Dr. H. Undunsyah, MH, M.Si (U2OK), nomor urut dua yakni Dr. H. Irianto Lambrie - H. Irwan Sabri, SE (IRAW) dan nomor urut tiga yakni Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum - Dr. Yansen TP, M.Si (ZIYAP).
Baca juga: Wali Kota Tarakan Harap Pilgub Kaltara Hasilkan Pemimpin Berkualitas
Baca juga: KPU Kota Tarakan Laksanakan Simulasi Pemungutan Suara Dengan Prokes

 

Pewarta : Redaksi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2024