Kaltara Dikucur Rp 485 Miliar dari Program RM-SBSN

id Dukungan, Anggaran,Program,RM-SBSN

INFRASTRUKTUR JALAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat meninjau progres pengerjaan jalan beberapa waktu lalu. (humasprovkaltara)

Tanjung Selor (ANTARA) - Dukungan pemerintah pusat ke Kalimantan Utara (Kaltara) begitu besar. Sebagai provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Kaltara mendapatkan anggaran sebesar Rp 485,9 miliar yang bersumber dari Rupiah Murni dan Surat Berharga Syariah Negara (RM-SBSN). Ini merupakan salah satu program yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk pembiayaan proyek infrastruktur.

Anggaran tersebut digunakan untuk menangani jalan sepanjang 564,45 kilometer. Selain pemeliharaan jalan, juga dilakukan pemeliharaan untuk jembatan sepanjang 23,43 kilometer. Kemudian penanganan longsor di daerah Mensalong-SP3 Apas-Simanggaris, serta longsor di lingkar Pulau Sebatik. “Berdasarkan informasi, anggaran sebesar Rp 485,9 miliar tersebut, terdiri dari 10 paket kontrak. Di dalam melaksanakan paket-paket tersebut, Satker PJN wilayah I Kaltara dibantu oleh empat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),” kata Irianto dengan didampingi Kepala Satker PJN I Wilayah Provinsi Kaltara Romie Susanto Lubis.

Adapun kegiatan dari 10 paket yang dikerjakan oleh Satker PJN I wilayah Kaltara diantaranya. Yakni, PPK 1.1 menangani pemeliharaan pelebaran jalan menuju standar dan pemeliharaan jembatan batas Bulungan-Tanjung Selor dengan nilai kontrak Rp 192,5 miliar. Pemeliharaan rutin jalan Tanjung Selor-SP3 Tanjung Palas-Sekatak Buji, dengan nilai kontak sebesar Rp 3 miliar. “Untuk PPK 1.2 menangani pemeliharaan pelabaran jalan menuju standar dan pemeliharaan jembatan. Mulai dari Sekatak Buji-Malinau dan juga telah berkontrak. Nilai kontraknya itu Rp 169,2 miliar,” ulasnya.

Kemudian PPK 1.3, melakukan pemeliharaan terhadap jalan Malinau-Mansalong-SP3 Apas, SP3 Apas-Simanggaris-Batas Negara. Dilanjutkan pemeliharaan jembatan Malinau-Mensalong-SP3 Apas-Simanggaris-Batas Negara (Serudong), serta penangangan longsoran di Mensalong-SP3 Apas-Simanggaris dengan total anggaran mencapai Rp 89 miliar lebih. Sementara untuk PPK 1.4, menangani pemeliharaan jalan SP3 Pos Gabungan Batas Negara-Sei Ular dan Lingkar Pulau Sebatik, pemeliharaan jembatan SP3 Pos Gabungan Batas Negara Sei Ular dan Lingkar Pulau Sebatik. Serta penanganan longsoran di lingkar Pulau Sebatik dengan total anggaran mencapai Rp 32 miliar lebih.

Sebanyak 10 paket yang dikerjakan oleh empat PPK PJN I wilayah Kaltara, jelas Irianto, semua telah berkontrak. Per 18 Juli 2019, berdasarkan data yang berhasil direkap, realisasi pengerjaan fisiknya rata-rata diatas 60 persen. Termasuk paket pekerjaan yang menggunakan sistem tahun jamak. “Sesuai dengan PHO ada kontrak, maka seluruh 10 paket pekerjaan akan tuntas pada akhir Desember 2019,” tuntasnya.

Pewarta :
Editor: Firsta Susan Ferdiany
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar