Pelabuhan ponton Salimbatu tenggelam

id pelabuhan Salimbatu

Pelabuhan ponton Salimbatu tenggelam

Pelabuhan Salimbantu yang tenggelam (foto : Kabar Salimbatu/FB)

Tanjung Selor (ANTARA) - Hujan lebat pada malam pergantian tahun baru 2020-2021 diduga jadi penyebab Pelabuhan Besar Salimbatu, yakni sebuah ponton tenggelam di kawasan delta Sungai Kayan, pintu gerbang menuju Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara.

Dilaporkan di Tanjung Selor, warga mengetahui ponton itu tenggelam pada Jumat (01/01/2021).

Diduga air hujan membanjiri atau merembes ke dalam ponton sehingga menenggelamkan pelabuhan untuk tempat berangkat atau kedatangan speedboat (perahu cepat) dari atau ke Tarakan dan Tanjung Selor.

Salimbantu adalah daerah yang berada di delta Sungai Kayan sekitar 15-20 menit perjalanan melalui speedboat ke Tanjung Selor atau lebih satu jam ke Tarakan.

Salimbatu adalah sebuah desa yang mayoritas warganya nelayan masuk Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Kaltara.

Di daerah ini terkenal karena memiliki obyek wisata religi, yakni situs bersejarah dalam pengembangan Islam di Kaltara antara lain makam Habib Said Ahmad Al Maghribi, makam Sayid Abdullah Bilfaqih dan makam Sayid Ali Al Idrus

Warga berharap agar Pemkab Bulungan segera mengatasi masalah pelabuhan itu.

Diinformasikan, sementara ini warga memanfaatkan aktifitas perjalanan sungai menggunakan speedboat di pelabuhan RT 9.

Baca juga: Salimbatu terbaik karena transparansi dana desa



Pewarta :
Editor : Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar