Kemenpar Kucurkan Dana Rp 8,5 M untuk Kaltara--Dukung Percepatan Pembangunan Desa di Kawasan Wisata

id ,

Kemenpar Kucurkan Dana Rp 8,5 M untuk Kaltara--Dukung Percepatan Pembangunan Desa di Kawasan Wisata

AKAN DIKEMBANGKAN : Obyek wisata Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan menarik untuk dikembangkan. Bahkan, Kementerian Pariwisata Mengucurkan Rp 8,5 M untuk mengembangkan potensi wisata di Kaltara. (dok humas)

Jakarta (AntaraNews Kaltara) – Alokasi bantuan danadari pemerintah pusat melalui beberapa kementerian terus mengalir ke KalimantanUtara. Salah satunya dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, yang tahun iniakan mengucurkan anggaran sebesar Rp 8,5 Miliar (M) untuk Kaltara. GubernurKaltara, Dr H Irianto Lambrie mengatakan, alokasi anggaran ini untuk mendukungupaya mempercepat pembangunan pariwisata desa di Provinsi Kaltara.

“Informasi dari Dinas Pariwisata, Kemenpar memberi bantuan danauntuk sektor pariwisata dan budaya sebesar Rp 8,5 miliar. Kemenpar mendukungpromosi pariwisata dan mempercepat pembangunan desa. Termasuk promosi wisataKaltara agar lebih dikenal luas," kata Irianto, Selasa (31/1).

Anggaran sebesar Rp 8,5 miliar tersebut, kata Irianto,dialokasikan bagi pengembangan pariwisata di Kaltara pada 2017 ini. Diantaranya dana dekonsentrasi untuk peningkatan kapasitas dan pembinaan SadarWisata dan Sapta Pesona sebesar Rp 517 juta, asistensi tata kelola destinasikhusus di Kabupaten Nunukan sebesar Rp 459,7 juta.

Kemudian, untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pariwisatadiperuntukkan ke 5 kabupaten/kota di Kaltara. Dengan rincian, Kabupaten Bulungandengan paket penataan kawasaan pariwisata sebesar Rp 1 miliar, KabupatenNunukan sebesar Rp 1,4 miliar, Kota Tarakan Rp 1,1 miliar, Kabupaten TanaTidung Rp 1,1 miliar dan Kabupaten Malinau sebesar Rp 2 miliar. Sementara untukpembangunan amenitas pariwisata Rp 1 miliar.

Irianto mengaku optimistis, melalui dukungan dana dari Kemenpar,Kaltara mampu mengoptimalkan kegiatan dan promosi kepariwisataan di provinsiini. Menurutnya, pariwisata, merupakan salah satu sektor yang paling mudahuntuk mencari devisa.

“Terutama dalam upaya mengangkat potensi dan even pariwisatadaerah. Sebab, Kaltara memiliki berbagai potensi dan keunggulan seni budaya,serta sektor kepariwisataan. Termasuk potensi wisata keindahan alam, baikbahari maupun hutan. Tentu hal ini dapat mendukung pengembangan dan pembangunankepariwisataan nasional,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, atas nama Pemprov Kaltara, Iriantaomenyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan penuh pemerintahpusat melalui Kementerian Pariwisata dengan memberikan bantuan dana dalam upayapembangunan desa dalam penataan kawasan pariwisata Kaltara.(hmsprov)

//grafis :

Alokasi Anggaran Sektor Pariwisata di Kaltara:

A. Paket penataan kawasan pariwisata Kabupaten Bulungan

1. Pembangunan TIC di Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung PalasTimur (1 paket) senilai Rp 300.000.000.

2. Penataan Toilet di Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung PalasTimur (1 Paket) senilai Rp 50.000.000

3. Pemasangan lampu taman di Tanah Kuning, Kecamatan TanjungPalas Timur (1 paket) senilai Rp 50.000.000

4. Pembangunan pusat jajanan kuliner di Tanah Kuning,

5. Pembangunan Jalan Setapak di Tanah Kuning, Kecamatan TanjungPalas Timur (1 paket) senilai Rp 250.000.000

6. Pembangunan Panggung Kesenian/Pertunjukkan di Tanah Kuning,Kecamatan Tanjung Palas Timur (1 paket) senilai Rp 250.000.000

B. Paket Kegiatan penataan pariwisata di Kabupaten Malinau

1.Pembuatan lampu taman di Balai Adat Lamin Panjang (1 paket)senilai Rp 450.000.000

2.Pembuatan pagar pembatas di Balai Adat (1 Paket) senilai Rp500.000.000

3.Pembagunan Jalan Setapak di daya tarik wisata Tana Olen (1unit) senilai Rp 1.050.000.000

4.Pembangunan Dermaga di Desa Wisata Setulang (1 Unit) senilaiRp 1.000.000.000

C. Paket kegiatan penataan kawasan pariwisata di KabupatenNunukan

1.Pembuatan Jalur pejalan kaki dalam kawasan boardwalk,pedestrian dan tempat parkir di Desa Binusan (1 Paket) senilai Rp 530.000.000

2.Pembuatan ruang ganti/toilet di Desa Binusan sebanyak 4 unitsenilai Rp 200.000.000

3.Penataan Taman : panggung kesenian/pertunjukkan di DesaBinusan (1 paket) senilai Rp 300.000.000

4.Pembangunan sarana pendukung kawasan DTW : Kios Cenderamata diDesa Binusan (1 paket) senilai Rp 300.000.000

5.Paket perencanaan dan pengawasan senilai Rp 70.000.000


D. Paket kegiatan penataan kawasan pariwisata di Kota Tarakan

1.Pembangunan pusat informasi wisata/TIC dan perlengkapannya diBandara Internasional Juwata Tarakan (1 unit) senilai Rp 200.000.000

2.Pembuatan Ruang Ganti dan toilet di Agrowisata Karungan (2unit) senilai Rp 500.000.000

3.Pembuatan pagar pembatas di Agrowisata Karungan (1 paket)senilai Rp 300.000.000

4.Pembangunan sarana pendukung kawasan daya tarik wisata berupatempat ibadah di Agrowisata Karungan (1 paket) senilai Rp 100.000.000


E. Penataan Kawasan Pariwisata di Kabupaten Tana Tidung sebesarRp 1.100.000.000

Sumber: Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan IndustriPariwisata, Kementerian Pariwisata, 2017