Peserta Kaltara Dominasi Lulusan CPNS 2017

id ,

Peserta Kaltara Dominasi Lulusan CPNS 2017

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie (dok humas)

Tanjung Selor (Antaranews-Kaltara)- Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Nomor810/915/2.1-BKD, telah diumumkan hasil akhir seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil(CPNS) formasi umum Pemerintah Provinsi Kaltara 2017, beberapa waktu lalu.

Gubernur Kaltara Dr H IriantoLambrie mengungkapkan, sesuai data yang disampaikan oleh Badan KepegawaianDaerah (BKD), dari hasil seleksi CPNS di lingkungan Pemerintah Provinsi(Pemprov) Kaltara yang diumumkan beberapa hari lalu, menunjukkan data bahwasebagian besar peserta yang lulus berasal dari Kaltara. "Ini menunjukkanbahwa putra putri dari Kaltara mampu bersaing dengan peserta dari luar,"ungkap Irianto.

Pun demikian, tidak dipungkiri,keberhasilan ini tak terlepas dari perjuangan Gubernur yang memintapengecualian kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan ReformasiBirokrasi (Kemenpan-RB), agar syarat batas minimal Indeks Prestasi Kumulatif(IPK) dibedakan, dan itu disetujui. "Keberhasilan ini juga merupakanprestasi bagi putra-putri Kaltara. Karena dalam tes tidak ada pengecualian,bobot soal sama," ujarnya.

Gubernur berharap peserta yang lulusnanti, benar-benar menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mau bekerja keras,penuh kreasi dan inovatif, berdedikasi serta bersama-sama bekerja untukmemajukan Provinsi Kaltara.

Dikatakan, data yang ditunjukkan BKDProvinsi Kaltara, dari 12.300 lebih peserta yang mengikuti seleksi CPNS dilingkup Pemprov Kaltara, dengan 500 formasi yang ditetapkan, jumlah pesertayang lulus sebanyak 424. Sementara 76 formasi tidak terisi. "Sesuai dataKartu Tanda Penduduk (KTP), dari 424 peserta yang lulus dan akan menjadi CPNSdi Kaltara ini, sebanyak 184 atau 43 persennya merupakan warga Kaltara.Kemudian Kalimantan Timur (Kaltim) 27,8 persen atau 118 orang. Selebihnya dariluar Kaltara dan Kaltim," kata Irianto.

PERSENTASE KELULUSAN PESERTA CPNS2017

Kalimantan Utara 184 orang (43 persen)

Kalimantan Timur 118 orang (27,8 persen)

Kalimantan Barat 5 orang (1,17 persen)

Kalimantan Selatan 11orang (2,59 persen)

Kalimantan Tengah 4orang (0,94 persen)

Pulau Jawa 61 orang (14,38 persen)

Pulau Sulawesi 24orang (5,66 persen)

Pulau Sumatera 17orang (4,01 persen)

SUMBER : BKD PROVINSI KALTARA, 2017