Basarnas terima laporan seorang warga hilang sepulang dari Pulau Tias

id gusti anwar mulyadi,Basarnas Kaltimtara, Pos SAR Tarakan, Polair tarakan

Peta jalur pelayaran dari Kota Tarakan menuju Pulau Tias Kabupaten Bulungan.

Nunukan (Antaranews-Kaltara) - Basarnas Kaltimtara mendapatkan laporan adanya warga yang hilang sepulang mengantar semen di Pulau Tias Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Gusti Anwar Mulyadi melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Octavianto di Balikpapan melalui komunikasi grup WhatsApp, Rabu menyatakan, telah melakukan pengecekan kepada keluarga informasi tersebut memang benar.
Dugaan hilangnya warga yang dilaporkan sepulang mengantar semen di Pulau Tias karena belum sampai ke rumahnya hingga saat ini.
Padahal informasi dari Pulau Tias, bahwa korban yang membawa perahu sendirian itu meninggalkan pulau itu pada Selasa (12/1) sekira pukul 12.00 wita.
"Kronologisnya, korban meninggalkan Kota Tarakan pada 12 Januari 2019 sekira pukul 08.00 wita dan tiba di Pulau Tias pada hari yang sama sekira pukul 11.00 wita," ujar Octavianto.
Informasi yang diperoleh dari pihak keluarga korban, telah melakukan pencarian pada jalur yang biasa dilintasi selama ini namun belum juga ditemukan.
Sekaitan dengan laporan orang hilang ini, Pos SAR Tarakan melakukan pengecekan dan koordinasi dengan Polair Tarakan untuk melakukan pencarian.
Korban bernama Rustan (50) alamat Selumit Pantau Kecamatan Tarakan Tengah dengan ciri-ciri kaki bengkak.
Unsur SAR yang terlibat pada pencarian hari pertama adalah Pos SAR Tarakan, Pos TNI AL Bulungan, Polsek Bulungan, Polres Tarakan, Polair Tarakan, masyarakat dan keluarga korban.
Pewarta :
Editor: Rusman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar