Hoaks Megawati minta cari ganti KH Ma'ruf Amin

id Hoaks maruf diganti

Hoaks Megawati minta cari ganti KH Ma'ruf Amin

KH Ma'ruf Amin (Ant)

Jakarta (ANTARA) - Artikel berjudul "Megawati Minta Jokowi Segera Cari Pengganti KH Ma'ruf Amin" telah diunggah seorang pemilik akun Facebook sejak Minggu (29/12).

Dalam unggahan tersebut, pengguna itu menambahkan narasi tanpa merujuk pada artikel itu. Berikut narasi pemilik akun Facebook itu:

"Mari nyanyi dulu sodara,,,Alamat parsu. Kemana kemana kemana. Kau harus mencari siapa. kesian amat atok. Kau laporin lagi kau lapor lah,kau spam lah,,,sak karep mu"

Sejak sepekan artikel tersebut dimuat di Facebook, unggahan itu telah mendapatkan respon dari 458 pengguna lain, dibagikan ulang sebanyak 16 kali, serta dikomentari oleh 42 pengguna lain.

Dalam kolom komentar, warganet menimpali judul artikel "Megawati Minta Jokowi Segera Cari Pengganti KH Ma'ruf Amin" dengan berbagai opini dan dugaan.

Pendapat yang termuat dalam kolom komentar warganet itu antara lain dugaan pencopotan K.H. Ma'ruf Amin dari jabatannya sebagai Wakil Presiden RI.

Penjelasan:
Dari hasil penelusuran ANTARA, artikel "Megawati Minta Jokowi Segera Cari Pengganti K.H. Ma'ruf Amin" yang dipublikasikan pada Sabtu (28/12) tidak membahas "penggulingan" sang kyai dari posisi Wakil Presiden RI sebagaimana disebutkan warganet dalam kolom komentar akun Facebook itu.

Artikel itu membahas tentang kehadiran Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri ke Istana Kepresidenan pada Kamis (26/12).

Megawati meminta Presiden Joko Widodo mencari pengganti K.H. Ma'ruf Amin serta Mahfud MD. Ma'ruf dan Mahfud sebelumnya merupakan Anggota Dewan Pengarah BPIP.

Sejak Ma'ruf Amin dilantik sebagai Wakil Presiden RI dan Mahfud MD dilantik sebagai Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada Oktober 2019, posisi dua Anggota Dewan Pengarah BPIP menjadi kosong.

Klaim :Megawati minta Jokowi cari Wapres baru gantikan Ma'ruf Amin
Rating :Salah/Disinformasi
Tangkapan layar hoaks penggantian KH Ma'ruf Amin dari posisi Wapres RI (Facebook.com)


Baca juga:BPIP setuju ASN wajib patuhi SKB radikalisme

Baca juga:BPIP ingin pembumian Pancasila hadir dalam inovasi dan prestasi

Baca juga:Jelang Pilkada, BPIP ajak Kesbangpol wilayah barat bumikan Pancasila Pewarta: Tim JACX
Editor: Imam Santoso