Azimain, Nelayan Hilang di Sebuku Ditemukan Tak Bernyawa Lagi

id nelayan hilang, sebuku

Azimain, Nelayan Hilang di Sebuku Ditemukan Tak Bernyawa Lagi

Keluarga mengevakuasi nelayan yang hilamng ditemukan meninggal dunia di Sungai Sebuku, Minggu (5/7)

Nunukan (ANTARA) - Nelayan beridentitas Azimain (29) yang dilaporkan hilang pada Sabtu, 4 Juli 2020 akhirnya ditemukan tak benryawa lagi oleh keluarganya yang melakukan pencarian pada Minggu, 5 Juli 2020 sekira pukul 18.10 wita.

"Korban nelayan hilang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," ucap Kepala Pos SAR Nunukan, Anggi Endra melalui stafnya Roni di kantornya, Senin, 6 Juli 2020. Ia mengaku, jenazah korban (Azimain) ditemukan oleh mertuanya yang terus melakukan pencarian bersama Tim SAR sejak diketahui tidak ada kabar.

Roni mengungkapkan, penemuan jenazah korban diperkirakan 500 meter dari lokasi tenggelammnya ke arah hilir sungai. Korban ditengarai tenggelam di sungai dekat Seruyung saat sedang mencari ikan atau udang menggunakan setrum.

"Baru saja pulang dari lokasi pencarian," ujar Roni. Ia mengatakan, korban ditemukan pada 5 Juli 2020 sekira pukul 18.10 wita oleh mertuanya yang ikut melakukan pencarian.

Informasi penemuan korban, ketika tim SAR sedang melakukan penyisiran titik-titik yang ditengarai keberadaannya pada sore hari itu. Setelah mendapatkan informasi itu, tim SAR langsung menuju lokasi namun tidak sempat lagi menyaksikan proses evakuasi karena keluarganya langsung mengantarkan ke rumah duka di Desa Pembeliangan Kecamatan Sebuku.

Sebelumnya dikabarkan, korban meninggalkan rumahnya pada Kamis, 2 Juli 2020 dengan membawa perahu sendirian. Pada Sabtu, 4 Juli 2020 pagi harinya masih sempat menelpon istrinya menanyakan kondisi air di sungai. Namun sampai sore hari belum juga sampai di rumahnya sehingga membuat panik keluarganya.

Akhirnya dilakukan pencarian hingga Minggu pagi, 5 Juli 2020 namun tidak ditemukan. Pos SAR Nunukan mendapatkan laporan terkait hilangnya Azimain pada Minggu pagi, 5 Juli 2020 sekira pukul 07.15 wita dan langsung menuju titik koordinat hilangnya korban.

Pasca penemuan korban, maka pencarian dihentikan, ujar Roni.

Pewarta :
Editor : Rusman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar