BNPB Salurkan Bantuan Rapid Test Antigen ke Kaltara

id Bantuan,Rapid Test Antigen,Penyaluran

BNPB Salurkan Bantuan Rapid Test Antigen ke Kaltara

BANTUAN : Kalak BPBD Kaltara, Andi Santiaji Pananrangi saat menyerahkan bantuan rapid test antigen kepada Satgas Kabupaten Bulungan, baru-baru ini. (humasprovkaltara)

Tanjung Selor (ANTARA) - Satuan Tugas Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara menyalurkan bantuan rapid test antigen dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada pemerintah kabupaten dan kota di Kaltara. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Andi Santiaji Pananrangi mengatakan, sebelumnya Kaltara mendapatkan bantuan 10 ribu rapid test antigen bantuan dari BNPB dengan tujuan mempercepat pemeriksaan Covid-19 di Kaltara. “Senin (21/12) lalu, kami menyerahkan 1.500 rapid test antigen ke Bulungan menyusul hari ini, Selasa (22/12) akan disalurkan ke 3 kabupaten dan 1 kota. Yakni Kota Tarakan sebanyak 1.500 unit, Nunukan 1.000 unit, Malinau 500 unitdan Tana Tidung 400 unit,” katanya.

Bantuan ini akan diserahkan kepada satgas kabupaten dan kota, lalu satgas akan mengatur pembagiannya ke rumah sakit (RS) dan dinas kesehatan (Dinkes) setempat. “Sisanya akan diberikan kepada Dinkes Kaltara,” jelasnya.

Tak terlepas dari itu, Santiaji juga menuturkan bahwa Satgas Kaltara telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan cara tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak serta hindari kerumunan dan menerapkan perilaku hidup sehat. “Selain itu, bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mengunakan transportasi udara, darat dan sungai yang masuk maupun yang keluar wilayah Kaltara wajib menunjukkan surat keterangan negative mengunakan rapid test antigen atau swab sebagai persyaratan perjalanan,” urainya.

Masyarakat juga diimbau untuk memprioritaskan diri berada di rumah dan mengurangi kegiatan di luar rumah kecuali untuk kegiatan yang mendasar dan mendesak. “Untuk penegakannya, kami serahkan kepada tim dari TNI, Polri dan Satpol-PP,” ulasnya. Santiaji juga menyebutkan, BPBD Kaltara dan kabupaten/kota serta masyarakat untuk mewaspadai bencana alam. Lantaran, berdasarkan laporan BMKG Kaltara untuk berapa hari kedepan curah hujan tinggi yang disertai angin dan petir akan melanda Kaltara.