Pemda Diimbau Intens Bina Perusahaan dan Masyarakat

id ,

Tanjung
Selor (Antara News Kaltara) – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) melalui
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, H Syaiful Herman membuka Rapat
Koordinasi Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Rakor PPLH) di
Auditorium Universitas Kaltara (Unikal), kemarin (29/3). Pada
kegiatan itu, gubernur mengimbau kepada pemerintah kabupaten dan kota se
Kaltara, untuk dapat melakukan penyesuaian indeks kualitas lingkungan hidup di
daerah masing-masing. Utamanya, kualitas lingkungan udara dan air. “Saya kira
ini sangat penting, sebab sungai di Kaltara ini masih belum tercemar. Dari itu,
perlu segera dilakukan penyesuaian indeks kualitas lingkungan, agar kita dapat menikmati
segarnya air sungai serta udara,” kata gubernur. Pemerintah
kabupaten dan kota se Kaltara juga diminta untuk mengantisipasi pencemaran
lingkungan sungai dan udara. Ini berkaitan erat dengan keberadaan perusahaan di
wilayah Kaltara. Disini, pemerintah daerah (Pemda) disarankan untuk intensif
melakukan pembinaan kepada perusahaan agar dapat beroperasi dengan lebih ramah
lingkungan. Tak
hanya perusahaan, masyarakat pun, kata gubernur harus diberikan pembinaan agar
aktif menjaga lingkungan sekitar mereka dari pencemaran. “Masyarakat masih
sering membuang sampah sembarangan ke sungai dan saluran drainase. Tindakan
ini, secara langsung berdampak pada terjadinya banjir dan genangan yang
tentunya merugikan banyak pihak,” jelas gubernur.















Terakhir,
gubernur mengarahkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait
untuk saling berkoordinasi, utamanya terkait dengan setiap program yang
bersentuhan dengan lingkungan hidup. “Harus ada pembagian tugas yang jelas
antara OPD yang ada, sehingga pekerjaan tak tumpang tindih dan lebih efektif
dan efisien,” tuntas gubernur.
Editor: Firsta Susan Ferdiany
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar