Akankah Iko Uwais jadi Si Buta dari Gua Hantu?

id Iko goa hantu

Iko Uwais dalam jumpa pers film "Stuber" di Epicentrum, Jakarta, Senin (24/6/2019). ANTARA /Maria Cicilia Galuh. (ANTARA News/Maria Cicilia Galuh)

Jakarta (ANTARA) - Unggahan di akun Instagram sutradara Timo Tjahjanto menimbulkan kecurigaan di kalangan penggemar film. Pasalnya, Timo seperti memberikan pesan tersembunyi bahwa aktor Iko Uwais akan memerankan 'Si Buta dari Gua Hantu'.


"Selamat untuk si soBat imUt Tanah bekAsi @iko.uwais bakal main di #GiJOESNAKEEYES. walau digambar kedua kita semua tahu siapa Hard Master sejati," kata Timo, dikutip di Jakarta, Senin.

Apabila huruf-huruf kapital dalam keterangan foto disusun, maka didapat kata "Buta", yang kemudian diartikan sebagai pengenalan Iko sebagai Si Buta dari Gua Hantu, jagoan dari Jagad Sinema BumiLangit era Legenda itu.


Di kolom komentar, aktor Iko Uwais membalas, "TerimA HatUr Nuhun DirEctor Paling pANtastis YAng pAling gAnteng @timobros," kata Iko yang juga menggunakan pola kombinasi huruf kapital serupa dan membentuk kalimat, "Tahun depan yaa."

Hingga berita ini diturunkan, baik Timo maupun Iko belum memberikan keterangan resmi soal kolaborasi keduanya dalam film itu.

Sebelumnya, Timo pernah mengunggah foto sampul naskah film "Si Buta dari Gua Hantu: Mata Malaikat" pada Selasa (21/8) tahun lalu. Ia juga mengungkapkan bahwa rencana film tersebut akan ditayangkan pada 2020.


Adaptasi komik buatan Ganesh TH pada 1960-an ini direncanakan akan mulai produksi pada Oktober tahun ini, serta ditayangkan di bioskop pada 2020.

Sebelumnya, "Si Buta dari Gua Hantu" sudah pernah diadaptasi dalam bentuk film. Keenam film tersebut yaitu "Borobudur" (1972), "Sorga yang Hilang" (1977), "Duel di Kawah Bromo" (1977), "Neraka Perut Bumi" (1985), "Lembah Maut "(1990), dan "Bangkitnya Si Mata Malaikat" (1988).

Baca juga:Sri Asih, Gundala, Si Buta dari Gua Hantu siap terbit tahun ini

Baca juga:Timo Tjahjanto akan buat film "Si Buta dari Gua Hantu"


Tokoh jagoan Indonesia beraksi di Istana
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Heppy Ratna Sari

Pewarta :
Editor: Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar