Kemarin, kapal Malaysia ditangkap hingga hoaks pesawat jatuh

id Kemarin pesawat jatuh,Kapal malaysia ditangkap

Kemarin, kapal Malaysia ditangkap hingga hoaks pesawat jatuh

Politik kemarin, kapal Malaysia ditangkap hingga hoaks pesawat jatuh

Jakarta (ANTARA) - Terdapat beberapa berita politik kemarin (Senin, 9/11) yang menjadi perhatian pembaca dan masih menarik untuk dibaca, yakni tiga kapal ikan Malaysia ditangkap di Selat Malaka hingga hoaks pesawat jatuh di Papua.

Berikut sejumlah berita politik kemarin yang masih menarik untuk dibaca hari ini:


Kapal ikan Malaysia ditangkap di Selat Malaka dibawa ke Belawan

Tiga kapal nelayan Malaysia yang ditangkap saat mencuri ikan di perairan Selat Malaka wilayah perairan Indonesia dibawa ke dermaga Pangkalan Utama TNI AL I/Belawan untuk diperiksa.

"Ketiga kapal ikan asing itu, yakni PKFB 1223, PKFB 1921, dan FKPB 1928 asal Malaysia," ujar Panglima Komando Armada I TNI AL, Laksamana Muda TNI, A Rasyid, di Medan, Senin.

Selengkapnya disini


Mahfud minta aparat tak berlebihan amankan kepulangan Habib Rizieq

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta aparat kepolisian agar tak berlebihan mengamankan kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air.

"Aparat tidak usah terlalu berlebih-lebihan ini masalah biasa saja anggap hal yang reguler," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin, menanggapi kepulangan Habib Rizieq pada Selasa (10/11).

Selengkapnya disini


Gus Yasin siap maju pemilihan Ketua Umum PPP

Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Jawa Tengah mengaku siap maju pemilihan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada muktamar mendatang.

"Kita lihat keseriusannya, saya sendiri kalau dikehendaki dan dipilih ya mari bersama-sama membenahi dan pertahankan PPP, masih ada waktu satu bulan lagi (sebelum muktamar)," kata putra ulama karismatik almarhum Kiai Haji Maimoen Zubair di Semarang, Senin.

Selengkapnya disini


Jokowi ungkap alasan setiap ke daerah selalu bagi-bagi sertifikat

Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasan tersendiri mengapa setiap kali melakukan kunjungan kerja ke daerah selalu membagikan sertifikat tanah kepada masyarakat melalui Program Reforma Agraria.

“Mengapa saya mesti turun bagikan sertifikat. Saya mau cerita, karena setiap saya masuk ke desa, kampung, hampir, keluhan yang masuk ke saya adalah banyak tanah yang belum bersertifikat,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Penyerahan Sertipikat Tanah Untuk Rakyat Se-Indonesia dari Istana Negara Jakarta, Senin.

Selengkapnya disini


TNI AU pastikan berita C-130 Hercules jatuh "hoax"

Komandan Pangkalan Udara TNI AU Silas Papare, Marsekal Pertama TNI Budi Achmadi, menegaskan, berita tentang pesawat transport berat C-130 Hercules jatuh adalah tidak benar atau "hoax".

"Kami memastikan semua (C-130) Hercules yang dioperasikan ke Papua sudah berada di pangkalan," kata dia, di Jayapura, Papua, Senin.

Selengkapnya disini Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: M Arief Iskandar

Pewarta :
Editor : Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar