Penumpang Speedboat di Pelabuhan Kayan II Bulungan Ditemukan Reaktif

id Covid

Penumpang Speedboat di Pelabuhan Kayan II Bulungan Ditemukan Reaktif

Pemeriksaan rapid antigen dilakukan gabungan petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan dan Kantor Kesehatan Pelabuhan, dengan keamanan dari TNI - Polri, Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan Bulungan yang melakukan penumpang baik yang akan berangkat maupun tiba di pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor, Minggu (16/5). Dokumen Satgas COVID-19 Kaltara.

Tarakan (ANTARA) - Seorang penumpang speedboat di pelabuhan Kayan II Bulungan, Minggu setelah menjalani pemeriksaan swab antigen hasilnya reaktif.

"Ada satu penumpang yang datang dari Tarakan, karena pagi - pagi di Tarakan belum dimulai swab, jadi swab pas datang (di Tanjung Selor)," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Kalimantan Utara, Agust Suwandy dalam keterangannya diterima di Tarakan, Minggu.

Pemeriksaan rapid antigen dilakukan gabungan petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan dan Kantor Kesehatan Pelabuhan, dengan keamanan dari TNI - Polri, Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan Bulungan yang melakukan penumpang baik yang akan berangkat maupun tiba di pelabuhan Kayan II.

Dia menjelaskan bahwa semua penumpang speedboat dilakukan pemeriksaan sampai speedboat yang terakhir menuju dan berangkat dari pelabuhan Kayan II. Jumlah sementara yang diperiksa antigen ada lebih 400 penumpang.

"Rapid antigen itu metode pengambilan spesimennya dengan swab. Sekarang dengan rapid antigen sudah bisa dinyatakan positif, jadi bisa saja tanpa dilanjutkan dengan PCR," kata Agust.

Dia mengatakan kalau tidak ada gejala dan dinyatakan sembuh setelah diisolasi, pemeriksaan dan swab antigen.

"Sekarang kami tidak lagi kirim ke BBLK (Balai Besar Laboratorium Kesehatan), bisa periksa PCR di Dinkes Provinsi atau RSUD Tarakan," katanya.
Baca juga: Doni: Satgas COVID-19 daerah Tindak tegas tempat wisata pelanggar prokes
Pewarta :
Editor : Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar